Jumat, 16 September 2016

Suasana rakerwil dan workshop LIK PWm Jatim di Hall gedung PWM Surabaya

Untuk lebih mengasah lagi wawasan mengenai dunia informasi digital dan jurnalistik media, MPI  PDM Kab. Malang mengikuti acara Rakerwil dan Workshop Lembaga Informasi dan Komunikasi Pimpinan Wilayah Jawa Timur. Sabtu (17/9/2016). Acara yang dibuka oleh Ketua PWM Jatim Najib Hamid, bertempat di Hall Lantai 3 gedung PWM Surabaya. Tim MPI yang hadir diantaranya Drs. Nurudin, M.Si, Ketua MPI, Jamroji, M.Kom Wakil Ketua MPI, Ali S. Kholimi, M.Kom, Wakil Ketua II,  Ridlo Setyono, S.Pd,  Sekretaris, Khilmy Arif, S.Ag, anggota MPI.

Jihad Digital di era Reformasi , tema menarik yang diangkat untuk memberikan semangat juang pewarta Muhammadiyah dalam menghadapi proxy war yang telah berkembang dan harus diseimbangkan. Muhammadiyah harus peka dan tanggap dalam mengembangkan media informasi yang menggema dan berkualitas bila tidak digerus oleh media asing lain yang jauh lebih besar dan berkekuatan,

Pada sesi pemaparan materi pertama, Nasrullah, S,Si, Staf Khusus Kemendikbud RI bidang Pembinaan Media menjelaskan akan pentingnya penguasaan informasi.  “Siapa yang akan menguasai informasi, maka mereka akan menguasai dunia”, papar Nasrullah. Gencarnya pemberitaan dan kuasanya media akan sangat mempengaruhi kepopuleran dan pengaruh beritanya. Sehingga the power of media mempunyai peranan penting dalam merubah dan mempengaruhi dunia jelas nasrullah dalam tambahan penjelasannya. Maka wajib bagi Muhammadiyah untuk gencar menguasai media baik social maupun website sebagai bentuk kerja nyata dalam ikut merubah dunia.

Sesi selanjutnya, Arief Santoso, Koordinator Liputan Jawa Pos Media menjelaskan tentang beberapa rukun Iman berita. Yang dimakasud diantaranya adalah berita itu harus penting, actual, unik, berasas kedekatan, asas keterkenalan, magnitude dan human interest. “Dengan begitu berita itu akan memiliki kualitas dan isinya bermanfaat bagi pembaca” ujar Arif. Berdasarkan penelitian tentang Indonesia Consumtion Watch Indonesia menemukan bahwa ranking konsumsi yang sering diliat. Diurutan pertama masih diduduki televise 43,5 %, internet 30,5 %, radio 17,5%, media cetak 8,7 %. Ini membuktikan bahwa media online sudah mengungguli media cetak yang sudah mulai diabakan dengan gencarnya berita di online.

Sebagai pemateri dalam workshop ini selaian yang tersebut diatas adalah Rochman Budianto (Direktur Eksekutif JPIP), Faisol Taselan (Media Indonesia, Zainal Arifin (Blogger dan penggiat Sosmed), M Nurfatoni (Direktur Cakrawala) dan Agus Wahyudi (komisaris SC Mediatama).
Sesuai dengan jadual acara ini akan berlangsung hingga sore pukul 16.00 dan diakhiri dengan penutupan acara rakerwil Lembaga Informasi dan Komunikasi PWM Jawa Timur.



0 komentar:

Posting Komentar