Senin, 19 September 2016

Posted by hilmi Posted on September 19, 2016 | No comments

Masyarakat Bosan Berita Korupsi ?



Rully Anwar (ke-2 dari kiri) dalam Dialog Korupsi di JTV, Senin (19/9/2016)
Berita korupsi sangat sering muncul, bahkan akhir-akhir ini, kasus yang masih hangat ditengah masyarakat adalah tertangkapnya ketua DPD RI Irman Gusman saat operasi tangkap tangan beberapa hari lalu tepatnya pada Jumat(16/9/2016) malam oleh KPK di Jakarta. Penangkapan tersebut diduga karena ada suap pengadaan kuota gula impor. Kasus pahit barang manis.

Korupsi lagi,..Korupsi lagi,.. Korupsi terus,… begitulah kira-kira masyarakat kita mengeluh ketika seringnya mendengar berita korupsi, bagaikan “musim hujan” (korupsi) yang tak pernah henti.

Berita korupsi di pusat maupun daerah setidaknya sudah dua windu, menjadi menu pokok media media kita. Sejak Pak Harto jatuh, kuat hasrat & kehendak untuk memberantas KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme). Berbagai modus telah terkuak oleh KPK, jadi maklum bila publik sedikit muak. Korupsi tidak selesai selesai.

Pemberitaan terus menerus soal korupsi bisa membuat bosan. Tapi media tentu tak boleh bosan memberitakannya. Karena ini berita yang penting bagi kemanfaatan bersama. Untuk menjaga harapan bahwa korupsi diberantas. 

Dalam dialog yang bertajuk “Masyarakat Bosan Berita Korupsi?” tadi malam, Senin (19/9/2016) pukul 19.00 – 20.00 wib di JTV Surabaya yang dihadiri juga oleh pakar media online, Rully Anwar, yang juga merupakan Pimpinan Lembaga Informasi dan Komunikasi PWM Jatim mengatakan & mengajak seluruh masyarakat juga insan media bahwa, "Masyarakat & Media tidak boleh bosan dalam mengawal salah satu agenda reformasi yaitu agenda pemberantasan Korupsi, karena korupsi tidak pernah bosan menggerogoti & merampas harta rakyat sampai kapanpun...". Dalam dialog yang dipandu oleh Pak Rohman Budianto (Direktur JPIP) dibahas juga tentang antisipasi serta strategi pengawasan dan pengawalan oleh media tentang kasus korupsi hingga tuntas.

Salam Izzudin (kontributor,pegiat anti korupsi dan pemirsa dialog interaktif JTV)
Categories: ,

0 komentar:

Posting Komentar