Rabu, 28 September 2016

Posted by kholimi Posted on September 28, 2016 | No comments

PGN Beri Bantuan CSR Rp. 50 Juta ke UPZ PCM Tumpang

Sutopo [ketiga dari kiri] bersama segenap jajaran PCM Tumpang, ketua panitia pembangunan dan perwakilan lazismu kab. malang di teras masjid at-Taqwa sesaat sebelum berpamitan.

Belum genap satu bulan sejak mengajukan permohonan dana CSR  (Corporate Social Responsibility)  UPZ PCM Tumpang ke  Perusahaan Gas Negara (PGN), pada rabu (28/09/2016) tepatnya pukul 13:00 wib. PGN telah realisasikan dana bantuan pengadaan tempat ibadah) sebesar Rp. 50.000.000,- bertempat di musholla at-Taqwa jl. raya pahlawan timur dusun kebonsari Kec. tumpang kab. Malang.

Hadir pada kesempatan itu bapak Sutopo perwakilan PGN yang didampingi dua orang staf diterima oleh Zainal Fanani ketua UPZ PCM Tumpang, Achmad Zuhri (Ketua panitia pembangunan masjid at-taqwa), Drs. Mochamad Anwar (Ketua PC Muhammadiyah tumpang), segenap jajaran pimpinan harian Izzudin Arief (sekretaris PCM), H. Wiwik Bambang P.(bendahara PCM) dan Hariadi, S.AP.(perwakilan Lazismu kabupaten Malang). setelah beberapa saat melakukan peninjauan berlangsungnya pekerjaan finishing bangunan masjid at-taqwa, melalui Sutopo perwakilan PGN langsung menyerahkan berkas-berkas dan dokumen pendukung realisasi dana yang diterima oleh moch. Anwar.

Hariadi, S.AP. (lazismu pdm kab. malang), H. Wíwík Bambang P.(bendahara pcm), Sutopo (perwakilan perusahaan gas negara/PGN), Drs. Moch. anwar (ketua pcm tumpang) saat menandatangani kwitansi/tanda terima dana csr sebesar Rp.50.000.000,-[rabu,28/09/2016] dan Achmad Zuhri (ketua panitia pembangunan)

Selanjutnya Anwar menyampaikan terima kasih atas kedatangan Sutopo perwakilan PGN, untuk kemudian laporan pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut akan segera disampaikan  dalam beberapa waktu kedepan. Untuk menyelesaikan bangunan masjid at-taqwa sesuai target yang direncanakan UPZ PCM Tumpang akan terus mengoptimalkan penggalangan dana dari hampir 200 donatur tetap yang ada sejak dimulai pembangunan masjid ini pada awal tahun 2016 dan juga terus menggali informasi sumber-sumber dana yang bisa digali seperti halnya csr dari perusahaan-perusahaan atau bumn/bumd. Masjid at-Taqwa yang dibangun diatas tanah seluas total 2700m2 yang dibeli seharga 900 juta rupiah saat ini adalah awal dimulainya pembangunan amal usaha pendidikan menengah muhammadiyah [gedung SMP dan SMA Muhammadiyah Boarding School Malang/MBSM].

Dengan bertambahnya donatur baik yang tetap setiap bulannya maupun yang insidentil adalah salahsatu bukti tingkat kepercayaan jama'ah masyarakat terhadap UPZ PCM Tumpang semakin meningkat. Berkah motivasi tersendiri dan sekaligus juga ujian buat UPZ PCM Tumpang untuk senantiasa berkreasi dan berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi para donatur khusunya dan warga persyarikatan/masyarakat pada umumnya, terutama dalam mengapresiasi serta menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara periodik sebagai wujud pengelolaan dana yang transparan, akuntabel dan profesional di tubuh lazismu, terang Hariadi (ketua Divisi Pengembangan Lazismu PDM Kabupaten Malang). (Hari)
Posted by Ridlo Posted on September 28, 2016 | No comments

PGN Beri Bantuan CSR Rp. 50 Juta ke UPZ PCM Tumpang

Sutopo [ketiga dari kiri] bersama segenap jajaran PCM Tumpang, ketua panitia pembangunan dan perwakilan lazismu kab. malang di teras masjid at-Taqwa sesaat sebelum berpamitan.

Belum genap satu bulan sejak mengajukan permohonan dana CSR  (Corporate Social Responsibility)  UPZ PCM Tumpang ke  Perusahaan Gas Negara (PGN), pada rabu (28/09/2016) tepatnya pukul 13:00 wib. PGN telah realisasikan dana bantuan pengadaan tempat ibadah) sebesar Rp. 50.000.000,- bertempat di musholla at-Taqwa jl. raya pahlawan timur dusun kebonsari Kec. tumpang kab. Malang.

Hadir pada kesempatan itu bapak Sutopo perwakilan PGN yang didampingi dua orang staf diterima oleh Zainal Fanani ketua UPZ PCM Tumpang, Achmad Zuhri (Ketua panitia pembangunan masjid at-taqwa), Drs. Mochamad Anwar (Ketua PC Muhammadiyah tumpang), segenap jajaran pimpinan harian Izzudin Arief (sekretaris PCM), H. Wiwik Bambang P.(bendahara PCM) dan Hariadi, S.AP.(perwakilan Lazismu kabupaten Malang). setelah beberapa saat melakukan peninjauan berlangsungnya pekerjaan finishing bangunan masjid at-taqwa, melalui Sutopo perwakilan PGN langsung menyerahkan berkas-berkas dan dokumen pendukung realisasi dana yang diterima oleh moch. Anwar.

Hariadi, S.AP. (lazismu pdm kab. malang), H. Wíwík Bambang P.(bendahara pcm), Sutopo (perwakilan perusahaan gas negara/PGN), Drs. Moch. anwar (ketua pcm tumpang) saat menandatangani kwitansi/tanda terima dana csr sebesar Rp.50.000.000,-[rabu,28/09/2016] dan Achmad Zuhri (ketua panitia pembangunan)

Selanjutnya Anwar menyampaikan terima kasih atas kedatangan Sutopo perwakilan PGN, untuk kemudian laporan pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut akan segera disampaikan  dalam beberapa waktu kedepan. Untuk menyelesaikan bangunan masjid at-taqwa sesuai target yang direncanakan UPZ PCM Tumpang akan terus mengoptimalkan penggalangan dana dari hampir 200 donatur tetap yang ada sejak dimulai pembangunan masjid ini pada awal tahun 2016 dan juga terus menggali informasi sumber-sumber dana yang bisa digali seperti halnya csr dari perusahaan-perusahaan atau bumn/bumd. Masjid at-Taqwa yang dibangun diatas tanah seluas total 2700m2 yang dibeli seharga 900 juta rupiah saat ini adalah awal dimulainya pembangunan amal usaha pendidikan menengah muhammadiyah [gedung SMP dan SMA Muhammadiyah Boarding School Malang/MBSM].

Dengan bertambahnya donatur baik yang tetap setiap bulannya maupun yang insidentil adalah salahsatu bukti tingkat kepercayaan jama'ah masyarakat terhadap UPZ PCM Tumpang semakin meningkat. Berkah motivasi tersendiri dan sekaligus juga ujian buat UPZ PCM Tumpang untuk senantiasa berkreasi dan berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi para donatur khusunya dan warga persyarikatan/masyarakat pada umumnya, terutama dalam mengapresiasi serta menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara periodik sebagai wujud pengelolaan dana yang transparan, akuntabel dan profesional di tubuh lazismu, terang Hariadi (ketua Divisi Pengembangan Lazismu PDM Kabupaten Malang). (Hari)

Minggu, 25 September 2016

Posted by kholimi Posted on September 25, 2016 | No comments

Sosialisasikan Program, MPK Sambangi PCM Lawang

Suasana Sosialisasi MPK ke PCM Lawang

Sebagai tindaklanjut dari rapat koordinasi MPK PDM Kabupaten Malang bersama 5 PCM di kawasan Malang Utara, kali ini  MPK menggelar agenda turba dan sosialisasi program pendataan Warga Muhammadiyah di PCM Lawang pada Ahad (25/9/2016). Sosialisasi ini bertempat di masjid Al-Mukhlisin Kalirejo Lawang yang dihadri oleh seluruh unsur pimpinan dan anggota MPK PDM Kabupaten Malang, PCM Lawang serta MPK PCM Lawang.

Dibuka oleh Wakil Ketua MPK, Fakhrudin, S.Kom, sosialisasi ini berlangsung dengan model dialog dan diskusi santai dalam suasana kekeluargaan. Dalam kesempatan terbsebut, Koordinator Program Pendataan MPK, Jumain, S.PdI, memberikan pengarahan teknis pendataan warga Muhammadiyah.

Di akhir sesi, Ketua MPK PDM Kabupaten Malang, Ahad Abdul Jalil, M.Pd, menyampaikan bahwa program pendataan warga Muhammadiyah ini penting menjadi agenda prioritas, untuk mengetahui dan menyiapkan data base warga Muhammadiyah serta potensi-potensi lain yang bisa dikembangkan Muhammadiyah.

Tim MPK dan PCM Lawang di depan Masjid.Al Muchlisin

Sebagai penutup, Ketua PCM Lawang, Ust. Mudzakir, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kehadiran MPK PDM Kabupaten Malang. Dalam sambutannya, PCM Lawang siap memenuhi data dan melaksanakan program pendataan warga Muhammadiyah ini. Nasrun Minallahi Wa Fathun Qaarib. (Santoko)
Posted by Ridlo Posted on September 25, 2016 | No comments

Sosialisasikan Program, MPK Sambangi PCM Lawang

Suasana Sosialisasi MPK ke PCM Lawang

Sebagai tindaklanjut dari rapat koordinasi MPK PDM Kabupaten Malang bersama 5 PCM di kawasan Malang Utara, kali ini  MPK menggelar agenda turba dan sosialisasi program pendataan Warga Muhammadiyah di PCM Lawang pada Ahad (25/9/2016). Sosialisasi ini bertempat di masjid Al-Mukhlisin Kalirejo Lawang yang dihadri oleh seluruh unsur pimpinan dan anggota MPK PDM Kabupaten Malang, PCM Lawang serta MPK PCM Lawang.

Dibuka oleh Wakil Ketua MPK, Fakhrudin, S.Kom, sosialisasi ini berlangsung dengan model dialog dan diskusi santai dalam suasana kekeluargaan. Dalam kesempatan terbsebut, Koordinator Program Pendataan MPK, Jumain, S.PdI, memberikan pengarahan teknis pendataan warga Muhammadiyah.

Di akhir sesi, Ketua MPK PDM Kabupaten Malang, Ahad Abdul Jalil, M.Pd, menyampaikan bahwa program pendataan warga Muhammadiyah ini penting menjadi agenda prioritas, untuk mengetahui dan menyiapkan data base warga Muhammadiyah serta potensi-potensi lain yang bisa dikembangkan Muhammadiyah.

Tim MPK dan PCM Lawang di depan Masjid.Al Muchlisin

Sebagai penutup, Ketua PCM Lawang, Ust. Mudzakir, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kehadiran MPK PDM Kabupaten Malang. Dalam sambutannya, PCM Lawang siap memenuhi data dan melaksanakan program pendataan warga Muhammadiyah ini. Nasrun Minallahi Wa Fathun Qaarib. (Santoko)


Prof. Dr. Thohir Luth memberikan Tausiyah dalam acara Raker PCM-PCA Dau di Komplek PAnti Asuhan Muhammadiyah Ulil ABshar Dau, Ahad, 25 September 2016


Merupakan keistimewaan tersendiri bagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Dau Kabupaten Malang, dalam acara yang digelarnya “Rapat Kerja dan Pelantikan Bersama PRM-PRA se-Cabang Dau” pada Ahad, 25 September 2016 di komplek Panti Asuhan Muhammadiyah Ulil Abshar Mulyoagung Dau, bisa dihadiri Prof. Dr. Thohir Luth, selaku Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. 

Momentum yang sangat berharga tersebut tidak disia-siakan oleh segenap warga Muhammadiyah Dau terutama para pimpinan atau pengurus di tingkat Cabang dan Ranting se-Dau serta dari unsur Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) baik pimpinan, guru maupun staf karyawannya, untuk turut serta menghadiri acara tersebut. Sehingga tak kurang dari 200 peserta membanjiri latar (sebelah selatan) masjid Ulil Abshar yang belum tuntas dipugar, namun sudah nampak indah dilihat.

Tausiyah oleh Prof. Dr. Thohir Luth, yang kurang lebih berlangsung selama 40 menit itu, sarat akan inspirasi, yang membangun spirit bermuhammadiyah. Di awal tausiyahnya beliau mengatakan bahwa beliau tidak akan memberikan tausiyah umum seperti biasanya tetapi beliau akan memberikan tausiyah keorganisasian, karena yang hadir mayoritas para pengurus harian.

Pesan-pesan beliau yang sangat menginspirasi itu diantaranya bahwa, “keberadaan kita di Muhammadiyah dan Aisyiyah sesungguhnya sedang membesarkan Islam. Kita sedang beribadah, dan berjihad fii sabilillah”, pungkasnya. Karenanya, beliau sangat mewanti-wanti warga Muhammadiyah supaya benar-benar aktif dan mngambil peran di Muhammadiyah.

Dengan serius, Prof. Thohir Luth menyatakan “kalau orang Islam itu hidupnya hanya mengurusi makan, untuk diri dan anak isterinya saja, ya mohon maaf, kambing itu jauh lebih mulia daripada seorang Profesor Doktor seperti saya”. Alasannya menurut beliau, kambing memiliki nilai spiritual plus nilai sosial. Kambing punya nilai spiritual itu terbukti berapa banyak orang yang pergi hajji dengan hajji tamattu’ itu baru dikatakan syah apabila membayar dam berupa menyembelih seekor kambing atau kibas. Kambing punya nilai social terbukti dari berapa banyak putra dan putri bangsa yang berhasil menjadi tokoh-tokoh negara dilahirkan dari orang tua mereka yang jual sate dan gule kambing di pinggir-pinggir jalan.

Mantan Ketua PWM itu juga mengingatkan bahwa bermuhammadiyah berarti kita harus berkomitmen pada dua aspek, yakni aspek spiritual dan juga aspek sosial. Beliau juga menyampaikan bahwa menjadi Muhammadiyah berarti siap membagi kehidupannya, yakni sepertiga bagian untuk keluarga dan duapertiga bagian untuk Muhammadiyah. Hal itu sebagaimana telah dicontohkan Kyai Dahlan dan juga Nabi Muhammad SAW untuk ummatnya (Islam). 

Beliau juga menyampaikan bahwa sebagai anggota Muhammadiyah harus dijalani dengan kecintaan dan kesenangan, karena kalau dijalani dengan kecintaan dan hati yang senang, maka kesenangan yang lain itu menjadi nomor duabelas, tandasnya. (Hilmi/Thony)


Prof. Dr. Thohir Luth memberikan Tausiyah dalam acara Raker PCM-PCA Dau di Komplek PAnti Asuhan Muhammadiyah Ulil ABshar Dau, Ahad, 25 September 2016


Merupakan keistimewaan tersendiri bagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Dau Kabupaten Malang, dalam acara yang digelarnya “Rapat Kerja dan Pelantikan Bersama PRM-PRA se-Cabang Dau” pada Ahad, 25 September 2016 di komplek Panti Asuhan Muhammadiyah Ulil Abshar Mulyoagung Dau, bisa dihadiri Prof. Dr. Thohir Luth, selaku Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. 

Momentum yang sangat berharga tersebut tidak disia-siakan oleh segenap warga Muhammadiyah Dau terutama para pimpinan atau pengurus di tingkat Cabang dan Ranting se-Dau serta dari unsur Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) baik pimpinan, guru maupun staf karyawannya, untuk turut serta menghadiri acara tersebut. Sehingga tak kurang dari 200 peserta membanjiri latar (sebelah selatan) masjid Ulil Abshar yang belum tuntas dipugar, namun sudah nampak indah dilihat.

Tausiyah oleh Prof. Dr. Thohir Luth, yang kurang lebih berlangsung selama 40 menit itu, sarat akan inspirasi, yang membangun spirit bermuhammadiyah. Di awal tausiyahnya beliau mengatakan bahwa beliau tidak akan memberikan tausiyah umum seperti biasanya tetapi beliau akan memberikan tausiyah keorganisasian, karena yang hadir mayoritas para pengurus harian.

Pesan-pesan beliau yang sangat menginspirasi itu diantaranya bahwa, “keberadaan kita di Muhammadiyah dan Aisyiyah sesungguhnya sedang membesarkan Islam. Kita sedang beribadah, dan berjihad fii sabilillah”, pungkasnya. Karenanya, beliau sangat mewanti-wanti warga Muhammadiyah supaya benar-benar aktif dan mngambil peran di Muhammadiyah.

Dengan serius, Prof. Thohir Luth menyatakan “kalau orang Islam itu hidupnya hanya mengurusi makan, untuk diri dan anak isterinya saja, ya mohon maaf, kambing itu jauh lebih mulia daripada seorang Profesor Doktor seperti saya”. Alasannya menurut beliau, kambing memiliki nilai spiritual plus nilai sosial. Kambing punya nilai spiritual itu terbukti berapa banyak orang yang pergi hajji dengan hajji tamattu’ itu baru dikatakan syah apabila membayar dam berupa menyembelih seekor kambing atau kibas. Kambing punya nilai social terbukti dari berapa banyak putra dan putri bangsa yang berhasil menjadi tokoh-tokoh negara dilahirkan dari orang tua mereka yang jual sate dan gule kambing di pinggir-pinggir jalan.

Mantan Ketua PWM itu juga mengingatkan bahwa bermuhammadiyah berarti kita harus berkomitmen pada dua aspek, yakni aspek spiritual dan juga aspek sosial. Beliau juga menyampaikan bahwa menjadi Muhammadiyah berarti siap membagi kehidupannya, yakni sepertiga bagian untuk keluarga dan duapertiga bagian untuk Muhammadiyah. Hal itu sebagaimana telah dicontohkan Kyai Dahlan dan juga Nabi Muhammad SAW untuk ummatnya (Islam). 

Beliau juga menyampaikan bahwa sebagai anggota Muhammadiyah harus dijalani dengan kecintaan dan kesenangan, karena kalau dijalani dengan kecintaan dan hati yang senang, maka kesenangan yang lain itu menjadi nomor duabelas, tandasnya. (Hilmi/Thony)

Jumat, 23 September 2016

Drs. H. Mursidi, MM, ketika menerima bantuan Pembangunan Masjid untuk UPZ PCM Tumpang

Sebuah komitmen untuk selalu melakukan tertib administrasi dan pencatatan keuangan zakat, infaq dan wakaf tunai di seluruh kelembagaan maupun amal usaha Muhammadiyah PCM Tumpang melalui UPZ Lazismu PDM Kabupaten Malang di kecamatan Tumpang. Keterlibatan UPZ PCM Tumpang dalam segala bentuk kegiatan persyarikatan yang terkait dengan penerimaan, penggalangan dana dari perseorangan/individu maupun lembaga/yayasan lain serta pengeluaran dan pendistribusian akan senantiasa dilakukan.

Tepatnya satu pekan usai ikuti diklat manajemen zakat oleh Lazismu PDM kabupaten Malang, UPZ PCM Tumpang mendapatkan amanah untuk penyaluran dana infaq muqayyat dari sebuah yayasan yang menyalurkan dana dari salah seorang donatur berkebangsaan arab Saudi. Sebagai kelanjutan pembangunan masjid at-taqwa di jalan raya pahlawan timur dusun kebonsari desa/kecamatan Tumpang sebesar 100 juta rupiah tunai untuk tahap awal dari total bantuan sejumlah 500 juta rupiah yang akan diterimakan secara bertahap dalam waktu 3 bulan (september-nopember 2016). Pada senin [19/09/2016] dana sebesar 100 juta rupiah tahap kedua juga telah direalisasikan dan diterima oleh wali amil UPZ PCM Tumpang Drs. H. Mursidi, M.M. yang juga ketua PDM kabupaten Malang.

Mursidi berharap dengan adanya bantuan tersebut kelangsungan pembangunan masjid at-taqwa di dusun kebonsari tumpang yang saat ini (saat dimuatnya berita ini) telah mencapai lebih dari 70% bisa dikebut dan mencapai 90% pada pertengahan nopember 2016 yang akan datang, untuk kemudian pada saat soft opening direncanakan terselenggara pengajian umum yang dikemas dengan berbagai rangkaian kegiatan sosial dalam rangka menyemarakkan milad muhammadiyah ke-104 [menurut perhitungan/penanggalan masehi 18 nopember 1912 - 2016].

Muhammadiyah sebagai organisasi tertua di indonesia, kini semakin dipercaya oleh masyarakat tidak hanya warga masyarakat di dalam negeri tetapi juga donatur-donatur dari luar negeri. berkah, amanah sekaligus ujian dan tantangan yang akan jadikan muhammadiyah semakin kuat dan terpercaya untuk sebuah tujuan serta cita-cita besar menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam.  Momentum kali ini juga menjadi motivasi tersendiri buat para pimpinan, anggota dan unsur pembantu pimpinan/upp serta amil/relawan di jajaran UPZ PCM Tumpang untuk terus berkreasi dan juga melakukan inovasi kegiatan/aksi baik dalam upaya terus mengoptimalkan penghimpunan dana dari donatur-donatur tetap yang telah ada. Demikian juga calon-calon donatur baru, pendistribusian (pentasyarufan) dana ZIS dan wakaf tunai dari mulai perencanaan, implementasi pelaksanaan/aksi, monitoring hingga evaluasi, jelas Hariadi, S.AP. anggota ranting muhammadiyah kulonpasar tumpang yang juga ketua divisi pengembangan lazismu PDM kabupaten Malang. (Hari)
Drs. H. Mursidi, MM, ketika menerima bantuan Pembangunan Masjid untuk UPZ PCM Tumpang

Sebuah komitmen untuk selalu melakukan tertib administrasi dan pencatatan keuangan zakat, infaq dan wakaf tunai di seluruh kelembagaan maupun amal usaha Muhammadiyah PCM Tumpang melalui UPZ Lazismu PDM Kabupaten Malang di kecamatan Tumpang. Keterlibatan UPZ PCM Tumpang dalam segala bentuk kegiatan persyarikatan yang terkait dengan penerimaan, penggalangan dana dari perseorangan/individu maupun lembaga/yayasan lain serta pengeluaran dan pendistribusian akan senantiasa dilakukan.

Tepatnya satu pekan usai ikuti diklat manajemen zakat oleh Lazismu PDM kabupaten Malang, UPZ PCM Tumpang mendapatkan amanah untuk penyaluran dana infaq muqayyat dari sebuah yayasan yang menyalurkan dana dari salah seorang donatur berkebangsaan arab Saudi. Sebagai kelanjutan pembangunan masjid at-taqwa di jalan raya pahlawan timur dusun kebonsari desa/kecamatan Tumpang sebesar 100 juta rupiah tunai untuk tahap awal dari total bantuan sejumlah 500 juta rupiah yang akan diterimakan secara bertahap dalam waktu 3 bulan (september-nopember 2016). Pada senin [19/09/2016] dana sebesar 100 juta rupiah tahap kedua juga telah direalisasikan dan diterima oleh wali amil UPZ PCM Tumpang Drs. H. Mursidi, M.M. yang juga ketua PDM kabupaten Malang.

Mursidi berharap dengan adanya bantuan tersebut kelangsungan pembangunan masjid at-taqwa di dusun kebonsari tumpang yang saat ini (saat dimuatnya berita ini) telah mencapai lebih dari 70% bisa dikebut dan mencapai 90% pada pertengahan nopember 2016 yang akan datang, untuk kemudian pada saat soft opening direncanakan terselenggara pengajian umum yang dikemas dengan berbagai rangkaian kegiatan sosial dalam rangka menyemarakkan milad muhammadiyah ke-104 [menurut perhitungan/penanggalan masehi 18 nopember 1912 - 2016].

Muhammadiyah sebagai organisasi tertua di indonesia, kini semakin dipercaya oleh masyarakat tidak hanya warga masyarakat di dalam negeri tetapi juga donatur-donatur dari luar negeri. berkah, amanah sekaligus ujian dan tantangan yang akan jadikan muhammadiyah semakin kuat dan terpercaya untuk sebuah tujuan serta cita-cita besar menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam.  Momentum kali ini juga menjadi motivasi tersendiri buat para pimpinan, anggota dan unsur pembantu pimpinan/upp serta amil/relawan di jajaran UPZ PCM Tumpang untuk terus berkreasi dan juga melakukan inovasi kegiatan/aksi baik dalam upaya terus mengoptimalkan penghimpunan dana dari donatur-donatur tetap yang telah ada. Demikian juga calon-calon donatur baru, pendistribusian (pentasyarufan) dana ZIS dan wakaf tunai dari mulai perencanaan, implementasi pelaksanaan/aksi, monitoring hingga evaluasi, jelas Hariadi, S.AP. anggota ranting muhammadiyah kulonpasar tumpang yang juga ketua divisi pengembangan lazismu PDM kabupaten Malang. (Hari)

Kamis, 22 September 2016

Suasana Pelatihan TB HIV PDA Kabupaten Malang
PIMPINAN Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Malang semakin intens mengembangkan program peduli Tuberculosis-Human Immunodeficiency Virus (TB-HIV), khususnya melalui upaya penyadaran dan pemberdayaan masyarakat. Terakhir, pada Senin lalu (19/9), Aisyiyah mengadakan workshop strategi peduli TB-HIV menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang dan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pro-perempuan.
Ketua PDA Kabupaten Malang Sri Wahyuni mengatakan, sejak 2010 PDA memang telah konsern dalam program peduli TB-HIV. Setidaknya PDA telah melakukan pendampingan di 11 kecamatan se-Kabupaten Malang. "Kunci utama dalam pendampingan TB-HIV, yaitu rasa peduli, ketelatenan, dan luwes, sehingga masyarakat mudah untuk terlibat.”
Pada workshop yang diadakan di Hotel Best Western OJ Malang ini, selain berisi sharing gagasan tentang evaluasi dan strategi program peduli TB-HIV, juga dikonsep Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan dilakukan selepas kegiatan. Untuk mendukung hal itu, maka diadakan penandatanganan kesepakatan kerjasama (MoU) Program Peduli TB-HIV yang melibatkan berbagai elemen yang hadir.
PDA juga tengah menyiapkan CSR Award bagi perusahaan yang berkomitmen membatu kelancaran program peduli TB-HIV Aisyiyah. “Ini adalah bentuk penghargaan kami pada perusahaan yang menunjukkan kepedulian, di antaranya melalui penyaluran dana CSR,” jelas tim Pemandu Pembuatan dan Penyusunan RTL Emi Yuliana Yulfa MKes.
Menurut Dinkes Kabupaten Malang Tri Awig Namiastuti, sebagian besar penderita TB-HIV adalah perempuan, sekalipun perimbangannya tidak jauh. “Melihat data hingga tahun 2016, penyandang TB-HIV perempuan sebanyak 50,3% dari total penderita 1578 pasien. Ini tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malang, namun yang terbanyak di tiga daerah yaitu Gondanglegi, Sumberpucung dan Dampit,” kata Tri.
Sementara itu, Ketua Lembaga Peduli Kesejahteraan Perempuan dan Anak (KPA) Kabupaten Malang Anita mengatakan, saat ini masyarakat mudah mengakses, terutama perempuan, padahal daya imunnya kurang, sehingga gampang terjangkit TB-HIV. “Kalau laki-laki kurang terbuka aksesnya sehingga yang muncul adalah keengganan laki-laki untuk memeriksakan diri dengan berbagai alasan," papar Anita.
Hal itu diamini ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Malang Fakhruddin Alamsyah. Menurutnya, sosialisasi sangat dibutuhkan masyarakat terutama bagi perempuan lantaran lembahnya daya imun tersebut.
Menurut Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) kabupaten Malang Dita Indartika, pelatihan peduli TB-HIV ini sangat sesuai karena gerakan NA berbasis pada remaja perempuan. “Ini juga untuk menghadapi zaman yang sudah serba bebas, termasuk seks bebas. Jadi sangat bermanfaat."
Senada dengan Dita, perwakilan LSM Mahameru Vita Murni mengungkapkan, kurangnya sosialisasi dan kesadaran masyarakat merupakan faktor utama di balik terjangkitnya TB-HIV.
Di akhir acara, kegiatan ditutup secara resmi oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang Drs Wakidi MPd. Dalam paparannya, Wakidi berharap Aisyiyah mampu menjadi pelopor sekaligus penggerak dalam melaksanakan program Peduli TB-HIV. “Penting juga menggandeng mitra organisasi yang lain melalui program-program yang sinergi dengan pemerintah,” ujar Wakidi.
Suasana Pelatihan TB HIV PDA Kabupaten Malang
PIMPINAN Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Malang semakin intens mengembangkan program peduli Tuberculosis-Human Immunodeficiency Virus (TB-HIV), khususnya melalui upaya penyadaran dan pemberdayaan masyarakat. Terakhir, pada Senin lalu (19/9), Aisyiyah mengadakan workshop strategi peduli TB-HIV menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang dan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pro-perempuan.
Ketua PDA Kabupaten Malang Sri Wahyuni mengatakan, sejak 2010 PDA memang telah konsern dalam program peduli TB-HIV. Setidaknya PDA telah melakukan pendampingan di 11 kecamatan se-Kabupaten Malang. "Kunci utama dalam pendampingan TB-HIV, yaitu rasa peduli, ketelatenan, dan luwes, sehingga masyarakat mudah untuk terlibat.”
Pada workshop yang diadakan di Hotel Best Western OJ Malang ini, selain berisi sharing gagasan tentang evaluasi dan strategi program peduli TB-HIV, juga dikonsep Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan dilakukan selepas kegiatan. Untuk mendukung hal itu, maka diadakan penandatanganan kesepakatan kerjasama (MoU) Program Peduli TB-HIV yang melibatkan berbagai elemen yang hadir.
PDA juga tengah menyiapkan CSR Award bagi perusahaan yang berkomitmen membatu kelancaran program peduli TB-HIV Aisyiyah. “Ini adalah bentuk penghargaan kami pada perusahaan yang menunjukkan kepedulian, di antaranya melalui penyaluran dana CSR,” jelas tim Pemandu Pembuatan dan Penyusunan RTL Emi Yuliana Yulfa MKes.
Menurut Dinkes Kabupaten Malang Tri Awig Namiastuti, sebagian besar penderita TB-HIV adalah perempuan, sekalipun perimbangannya tidak jauh. “Melihat data hingga tahun 2016, penyandang TB-HIV perempuan sebanyak 50,3% dari total penderita 1578 pasien. Ini tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malang, namun yang terbanyak di tiga daerah yaitu Gondanglegi, Sumberpucung dan Dampit,” kata Tri.
Sementara itu, Ketua Lembaga Peduli Kesejahteraan Perempuan dan Anak (KPA) Kabupaten Malang Anita mengatakan, saat ini masyarakat mudah mengakses, terutama perempuan, padahal daya imunnya kurang, sehingga gampang terjangkit TB-HIV. “Kalau laki-laki kurang terbuka aksesnya sehingga yang muncul adalah keengganan laki-laki untuk memeriksakan diri dengan berbagai alasan," papar Anita.
Hal itu diamini ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Malang Fakhruddin Alamsyah. Menurutnya, sosialisasi sangat dibutuhkan masyarakat terutama bagi perempuan lantaran lembahnya daya imun tersebut.
Menurut Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) kabupaten Malang Dita Indartika, pelatihan peduli TB-HIV ini sangat sesuai karena gerakan NA berbasis pada remaja perempuan. “Ini juga untuk menghadapi zaman yang sudah serba bebas, termasuk seks bebas. Jadi sangat bermanfaat."
Senada dengan Dita, perwakilan LSM Mahameru Vita Murni mengungkapkan, kurangnya sosialisasi dan kesadaran masyarakat merupakan faktor utama di balik terjangkitnya TB-HIV.
Di akhir acara, kegiatan ditutup secara resmi oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang Drs Wakidi MPd. Dalam paparannya, Wakidi berharap Aisyiyah mampu menjadi pelopor sekaligus penggerak dalam melaksanakan program Peduli TB-HIV. “Penting juga menggandeng mitra organisasi yang lain melalui program-program yang sinergi dengan pemerintah,” ujar Wakidi.

Rabu, 21 September 2016

Posted by kholimi Posted on September 21, 2016 | No comments

Aksi Perdana UPZ Tumpang Tangani Qurban

Pelaĸѕanaan penyeмвelιнan qυrвan dι мaѕjιd al-ғυrqon [jl. вιмa 23 тυмpang]
ranтιng ĸυlonpaѕar тυмpang (12/09/2016)

Kegiatan 'iedul adha 1437 H./2016 dilingkungan amal usaha muhammadiyah Tumpang jadi momentum aksi perdana UPZ PCM Tumpang. Pengelolaan penghimpunan dana pengadaan hewan, penyembelihan dan pendistribusian daging qurban merupakan kegiatan yang ditangani UPZ. Momen ini digunakan sebaik-baiknya oleh personalia UPZ yang telah memperoleh pendidikan dan pelatihan/diklat manajemen zakat [14/08/2016] dari Lazismu kabupaten Malang. Diserahkannya surat keputusan pdm kabupaten malang nomor : 206/KEP/III.0/ B/2016 tertanggal 29 syawal 1437 H./3 agustus 2016 tentang : penetapan personalia unit pelaksana zakat lazismu PDM Kabupaten Malang di kecamatan Tumpang, maka diharapkan tim ini bisa langsung mempraktekan hasil pelatihannya utamanya dalam pengelolaan zakat dan infak di momen iedul Adha tahun ini.


Pelaksanaan SHolat iedul Adha yang diikuti lebih dari 700 jama'ah
Suasana Sholat Ied Adha di lapangan Tumpang
Pelaksanaan sholat 'ied Adha PCM Tumpang bertempat di stadion Tumpang pada hari senin 10 dzulhijjah 1437 H./12 september 2016 pagi dimulai pukul 06:00 wib. Sebagai khotib Ir. Agus Purwadyo (wakil ketua PDM kota Malang) yang menyampaikan khutbahnya tentang ibadah qurban.  Menurutnya, "qurban adalah salah satu indikator atau parameter ketaqwaan seorang hamba terhadap Allah SWT.". Usai pelaksanaan sholat 'ied khotib didampingi beberapa anggota PCM maupun PRM beramah-tamah dan sejenak meninjau salah satu tempat pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di masjid al-Furqon ranting Muhammadiyah Kulonpasar Tumpang.


Pelaĸѕanaan penyeмвelιнan qυrвan dι мaѕjιd aт-тaqwa [jl. ronggowυnι тυмpang]
 ranтιng Ronggowυnι Tυмpang

Data yang berhasil dihimpun oleh tim UPZ PCM Tumpang, dari 6 tempat/aum di wilayah kerja PCM Tumpang ada 15 ekor sapi dan 39 ekor kambing yang total nilainya lebih dari 300 juta rupiah, dana operasional pelaksanaan qurban mencapai lebih dari 15 juta rupiah. Adapun penerima pendistribusian daging qurban mencapai lebih dari 5000 anggota keluarga yang diprioritaskan bagi masyarakat lingkungan sekitar (desa Malangsuko dan Jeru, dusun Tumpang I dan II, dusun Ronggowuni, dusun Kebonsari dan dusun Jago). Juga masyarakat kecamatan Tumpang serta daerah-daerah di kecamatan sekitar Tumpang yaitu kecamatan Jabung, Pakis dan Poncokusumo yang kesemuanya insya Allah sesuai dengan tuntunan/syar'i, terang Hariadi, S.AP. anggota ranting Muhammadiyah Kulonpasar Tumpang yang juga sekretaris ta'mir masjid al-Furqon.


Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di masjid al-ikhlash [Jl. raya malangsuko]
ranting Muhammadiyah Malangsuko Tumpang

Hariadi juga menambahkan bahwa penyembelihan hewan qurban di 5 tempat dilaksanakan serempak atau di hari yang sama yaitu pada hari senin [12//09/2016], sedangkan 1 tempatdi SD Muhammadiyah 03 Tumpang penyembelihan hewan qurban dilaksanakan pada hari selasa [13/09/2016]. Kegiatan rutin tahunan ini terus mengalami peningkatan, baik dari kualitas maupun kuantitas penghimpunan dana. Hal ini membuktikan kepercayaan jama'ah dan masyarakat untuk mengamanahkan hewan qurban dan pendistribusiannya dari tahun ke tahun.


Pelaĸѕanaan penyeмвelιнan qυrвan dι мυѕнolla aт-тaqwa [jl. raya paнlawan тιмυr ĸeвonѕarι тυмpang] ranтιng мυнaммadιyaн ĸeвonѕarι Tυмpang

Penghimpunan data qurban 1437 H./2016 diteruskan dan dilaporkan ke lazismu PDM kabupaten Malang. Hal ini sangat penting dilakukan untuk dijadikan inventarisasi dan inputan data juga sebagai bahan evaluasi kegiatan untuk dapatnya melakukan peningkatan kualitas maupun kuantitas di tahun-tahun mendatang, sekaligus sebagai bentuk tertib administrasi dengan pencatatan segala macam aktifitas/kegiatan aum/lembaga maupun persyarikatan serta ortom-ortom yang ada, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penyusunan laporan pertanggungjawaban hingga tahap evaluasi. Kekuatan inventarisasi data khususnya potensi dana dari umat/masyarakat di berbagai event menjadi sebuah motivasi plus dalam berfastabiqul khoirot bagi pergerakan organisasi dalam mendakwahkan islam berkemajuan yang mesti secara terus-menerus digaungkan melalui berbagai media, baik cetak, elektronik dan sistem informasi website maupun berbagai sosial media, jelas Zainal Fanani, ketua UPZ PCM Tumpang.(Hari/Rid)

Posted by Ridlo Posted on September 21, 2016 | No comments

Aksi Perdana UPZ Tumpang Tangani Qurban

Pelaĸѕanaan penyeмвelιнan qυrвan dι мaѕjιd al-ғυrqon [jl. вιмa 23 тυмpang]
ranтιng ĸυlonpaѕar тυмpang (12/09/2016)

Kegiatan 'iedul adha 1437 H./2016 dilingkungan amal usaha muhammadiyah Tumpang jadi momentum aksi perdana UPZ PCM Tumpang. Pengelolaan penghimpunan dana pengadaan hewan, penyembelihan dan pendistribusian daging qurban merupakan kegiatan yang ditangani UPZ. Momen ini digunakan sebaik-baiknya oleh personalia UPZ yang telah memperoleh pendidikan dan pelatihan/diklat manajemen zakat [14/08/2016] dari Lazismu kabupaten Malang. Diserahkannya surat keputusan pdm kabupaten malang nomor : 206/KEP/III.0/ B/2016 tertanggal 29 syawal 1437 H./3 agustus 2016 tentang : penetapan personalia unit pelaksana zakat lazismu PDM Kabupaten Malang di kecamatan Tumpang, maka diharapkan tim ini bisa langsung mempraktekan hasil pelatihannya utamanya dalam pengelolaan zakat dan infak di momen iedul Adha tahun ini.


Pelaksanaan SHolat iedul Adha yang diikuti lebih dari 700 jama'ah
Suasana Sholat Ied Adha di lapangan Tumpang
Pelaksanaan sholat 'ied Adha PCM Tumpang bertempat di stadion Tumpang pada hari senin 10 dzulhijjah 1437 H./12 september 2016 pagi dimulai pukul 06:00 wib. Sebagai khotib Ir. Agus Purwadyo (wakil ketua PDM kota Malang) yang menyampaikan khutbahnya tentang ibadah qurban.  Menurutnya, "qurban adalah salah satu indikator atau parameter ketaqwaan seorang hamba terhadap Allah SWT.". Usai pelaksanaan sholat 'ied khotib didampingi beberapa anggota PCM maupun PRM beramah-tamah dan sejenak meninjau salah satu tempat pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di masjid al-Furqon ranting Muhammadiyah Kulonpasar Tumpang.


Pelaĸѕanaan penyeмвelιнan qυrвan dι мaѕjιd aт-тaqwa [jl. ronggowυnι тυмpang]
 ranтιng Ronggowυnι Tυмpang

Data yang berhasil dihimpun oleh tim UPZ PCM Tumpang, dari 6 tempat/aum di wilayah kerja PCM Tumpang ada 15 ekor sapi dan 39 ekor kambing yang total nilainya lebih dari 300 juta rupiah, dana operasional pelaksanaan qurban mencapai lebih dari 15 juta rupiah. Adapun penerima pendistribusian daging qurban mencapai lebih dari 5000 anggota keluarga yang diprioritaskan bagi masyarakat lingkungan sekitar (desa Malangsuko dan Jeru, dusun Tumpang I dan II, dusun Ronggowuni, dusun Kebonsari dan dusun Jago). Juga masyarakat kecamatan Tumpang serta daerah-daerah di kecamatan sekitar Tumpang yaitu kecamatan Jabung, Pakis dan Poncokusumo yang kesemuanya insya Allah sesuai dengan tuntunan/syar'i, terang Hariadi, S.AP. anggota ranting Muhammadiyah Kulonpasar Tumpang yang juga sekretaris ta'mir masjid al-Furqon.


Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di masjid al-ikhlash [Jl. raya malangsuko]
ranting Muhammadiyah Malangsuko Tumpang

Hariadi juga menambahkan bahwa penyembelihan hewan qurban di 5 tempat dilaksanakan serempak atau di hari yang sama yaitu pada hari senin [12//09/2016], sedangkan 1 tempatdi SD Muhammadiyah 03 Tumpang penyembelihan hewan qurban dilaksanakan pada hari selasa [13/09/2016]. Kegiatan rutin tahunan ini terus mengalami peningkatan, baik dari kualitas maupun kuantitas penghimpunan dana. Hal ini membuktikan kepercayaan jama'ah dan masyarakat untuk mengamanahkan hewan qurban dan pendistribusiannya dari tahun ke tahun.


Pelaĸѕanaan penyeмвelιнan qυrвan dι мυѕнolla aт-тaqwa [jl. raya paнlawan тιмυr ĸeвonѕarι тυмpang] ranтιng мυнaммadιyaн ĸeвonѕarι Tυмpang

Penghimpunan data qurban 1437 H./2016 diteruskan dan dilaporkan ke lazismu PDM kabupaten Malang. Hal ini sangat penting dilakukan untuk dijadikan inventarisasi dan inputan data juga sebagai bahan evaluasi kegiatan untuk dapatnya melakukan peningkatan kualitas maupun kuantitas di tahun-tahun mendatang, sekaligus sebagai bentuk tertib administrasi dengan pencatatan segala macam aktifitas/kegiatan aum/lembaga maupun persyarikatan serta ortom-ortom yang ada, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penyusunan laporan pertanggungjawaban hingga tahap evaluasi. Kekuatan inventarisasi data khususnya potensi dana dari umat/masyarakat di berbagai event menjadi sebuah motivasi plus dalam berfastabiqul khoirot bagi pergerakan organisasi dalam mendakwahkan islam berkemajuan yang mesti secara terus-menerus digaungkan melalui berbagai media, baik cetak, elektronik dan sistem informasi website maupun berbagai sosial media, jelas Zainal Fanani, ketua UPZ PCM Tumpang.(Hari/Rid)