Minggu, 14 Agustus 2016

 Prof DR Eng Imam Robandi, Pahri, MM dan Peserta Workshop
Penulisan buku di SMK Mutu Gondanglegi
Ratusan guru dari sekolah Muhammadiyah dari sejumlah daerah se Indonesia begitu termotivasi membuat buku. Mereka menjadi peserta Workshop Penulisan Buku yang digelar di aula SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang selama dua hari, Jumat-Sabtu (12-13/8/2016).

Ahmad Muhtadi misalnya, guru SMK Mutu Gondanglegi ini mengaku termotivasi membuat naskah buku hingga menjelang Sabtu dini hari. Ia dapat membuat tulisan hingga lebih dari 20 halaman selama dua hari workshop.

Mulyana AZ, SPd MSi, salah satu narasumber yang sudah menulis 54 buku mengungkapkan, tidak banyak kesulitan yang dialami peserta workshop sebagai penulis pemula. Apalagi, materi kepenulisan sudah diberikannya secara habis-habisan.

"Setelah workshop, kami optimis guru peserta akan segera bisa menulis buku. Insya Allah akan ada pendampingan secara berkelanjutan  melalui online dan karya mereka dikawal hingga sampai pada penerbit," kata pria yang juga ketua Majelis Pustaka PW Muhammadiyah Jawa Timur ini.

Dengan pengalaman menjadi penulis nasional buku, lanjut Mulyana, ia yakin memiliki jaringan penerbit yang siap menerima tulisan guru. Buku tulisan guru ini nantinya bisa tentang motivasi, parenting, psikologi, ataupun buku pelajaran.

"Kuncinya harus bisa menguasai strategi membagi waktu. Penulis harus bisa sisihkan waktu satu jam saja, maka sebulan bisa jadi satu buku. Semua harus diawali mulai saat ini," katanya.

Sementara itu, ketua Forum Guru Muhammadiyah Nasional M Pahri mengungkapkan, digelarnya workshop penulisan buku ini mengilhami bahwa guru mestinya tidak lagi sebatas membaca karya orang lain. Akan tetapi, guru juga harus mampu berkarya dengan membuat buku.

"Nanti pada awal Oktober 2016, diharapkan sudah bisa launching dan menerbitkan buku tulisan guru peserta workshop ini," kata Pahri.

Pahri juga berharap, workshop ini sekaligus bisa membentuk pribadi guru yang memiliki mindset dan kerangka berpikir yang bagus. Menurutnya, karakter kepemimpinan seseorang bisa dilihat dari tulisan yang bersangkutan. Apalagi, tulisan yang dibuat bagus dan argumentatif serta mudah diaplikasikan.

Ditambahkan, Muhammadiyah tengah serius memperkuat SDM pendidik dan tenaga kependidikan. Pelatihan menulis juga bagian dari investasi untuk sukses dan kemajuan sekolah Muhammadiyah di kemudian hari.

"Pengembangan SDM memang mulai jd konsentrasi dan prioritas. Guru sekolah jangan sampai ketinggalan," terang pria yang juga kepala SMK Muhammadiyah 7 ini.

Workshop Penulisan Buku ini digelar Majelis Pustaka PW Muhammadiyah bekerja sama dengan SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Kabupaten Malang. Guru Besar ITS Prof DR Eng Imam Robandi, juga turut menjadi narasumber dan memotivasi para peserta. (amin)

0 komentar:

Posting Komentar