Jumat, 12 Agustus 2016

Ada-adanya kreativitas ratusan remaja yang masih pelajar SMK Muhammadiyah 5 (SMEAMU) Kepanjen ini.
Seakan demam perayaan HUT Arema, mereka berkostum serba biru atribut Arema di lingkungan sekolah, Kamis (11/8/2016).

Mereka tampak berkumpul dalam satu aula besar sekolah setempat dengan pandangan tertuju pada tembok sisi Barat bangunan aula yang siang itu disulap menjadi layar lebar. Rupanya, para siswa-guru SMK ini tengah nonton bareng sebuah film yang ceritanya berisi pernak-pernik supporter tim kebanggaan Malang Aremania. Ya, film pendek berisi euforia dan kreativitas Aremania tersebut berjuduk 'Darah Biru Arema' karya sineas muda SMEAMU sendiri.

Siswa SMEAMU berjersey Arema di tradisi perayaan ulang tahun SMEAMU
dan kebetulan juga ultah tim kebanggaan Arema.

Loh, lalu apa hubungan SMEAMU dengan Aremania yang pada hari ini, 11 Agustus 2016, merayakan ulang tahun tim Arema? Ternyata, mengenakan jersey dan atribut Arema bukan tanpa alasan. Kegiatan serupa bahkan sudah dilakukan tiap tahun selama tiga tahun terakhir.

"Ada sejarah waktu yang bersamaan. Kebetulan SMEAMU juga tengah merayakan hari ulang tahunnya yang ke-29 tepat pada hari ini. Tradisi perayaan ini sudah tahun ketiga," kata kepala SMK Muhammadiyah 5 Drs Arief Joko Suryadi.

Dikatakan, Arema juga dimaknai secara khusus karena sudah dianggap sebagai ikon dan jati diri warga Malang itu sendiri. Sampai-sampai, seragam olahraga siswa juga berwarna biru khas Aremania.

Tak hanya, nobar film Darah Biru Arema, siswa dan guru juga melaku atrakasi greeting dan yel-yel, sebagai ucapan selamat hari jadi. Kegiatan perayaan HUT ini juga akan dirangkai dengan gerak jalan santai dan classmeting berupa lomba kreasi antarkelas.

Meski merayakan HUT Arema sekaligus Hari Jadi SMEAMU ke-29, bukan berarti siswa larut dalam eforia dan hura-hura atau bebas konvoi di jalan-jalan. Arief tetap mengharuskan siswa masuk kelas untuk mengikuti pelajaran seperti hari-hari biasanya.

Cara merayakan HUT berbau Arema ini juga tetap mengedepankan nilai edukasi. Yakni, Aremania tidak anarkis, edukatif, dan kreatif. Pihaknya berharap, kegiatan seperti ini bisa turut kampanyekan dan meluruskan manakala ada oknum aremania anarkis.

"Harapan SMEAMU bisa menawarkan corak lain, dengan tetap memberikan ruang kreasi. Perayaan HUT tidak bisa dengan cara berbeda dan tidak harus turun k jalan," imbuh Arief.

Film Darah Biru Arema sendiri adalah film kategori fiksi garapan siswa tahun 2014 dengan durasi 40 menit. Selain itu, total sudah ada 15 judul film produksi siswa per tingkatan yang sudah dibuat.

Ke depan, SMEAMU juga merencanakan memfilmkan setiap dokumentasi. Selama ini, siswa sudah memproduksi film-film yang siap dilombakan jika ada kontes atau festival. (amin)

0 komentar:

Posting Komentar