Minggu, 14 Agustus 2016

 Ketua MPS Kab. Malang, Ai’ Mulyani Az Zahra ketika memberikan kenang-kenangan
kepada 
Bapak Imam Hambali, Ketua MPS PWM Jawa timur.

Koordinasi dan Konsolidasi Visi-Misi Panti Pesantren Muhammadiyah yang Berkemajuan, adalah salah satu program Divisi Panti di MPS PDM KAB. MALANG yang diketuai oleh Dr. Fauzik Lendriyono. Dibuka dengan sambutan dari Dekan FISIP, Dr. Asep Nurjaman, yang sangat mengapreasiasi kinerja ranting dan cabang sebagai pilar kehidupan Muhammadiyah karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sedangkan daerah, wilayah dan pusat adalah gawang kehidupan Muhammadiyah dalam lingkup yang lebih besar.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 9 Agustus 2016 di Lab. Kessos UNMUH Malang tersebut bertujuan untuk menyamakan pemahaman panti yang ada di kabupaten Malang. Tujuan Panti pesantren yang berkemajuan harus dipahami bersama, yaitu menjadi panti yang mengintegrasikan kemandirian dari sisi intelektual, agama dan ekonomi. Dengan memiliki visi-misi yang sama dapat menjaga identitas panti-pesantren Muhammadiyah yang memang hadir untuk memperkuat akhlak para santri asuh agar siap menjadi Kader Muhammadiyah yang unggul di masa mendatang. Hal ini senada dengan inti materi yang disampaikan oleh Bapak Imam Hambali, Ketua MPS PWM Jawa timur.

Selain itu, kegiatan yang bekerjasama dengan Lab. Ilmu Kesos Fisip UMM tersebut juga menjawab satu permasalahan besar yang dialami oleh panti Asuhan Muhammadiyah-Aisyiyah di kabupaten Malang. Terkadang mereka berjalan sendiri dalam proses perkembangan pantinya. Hal ini diperkuat dengan penjelasan dari Ketua MPS Kab. Malang, Ai’ Mulyani Az Zahra bahwa sebenarnya dibutuhkan komunikasi dari tiga elemen penting dalam membesarkan panti asuhan Muhammadiyah-Aisyiyah khususnya di wilayah kabupaten Malang yaitu  komunikasi antara pengurus MPS Cabang, Pengurus Panti dan Pengasuh Panti. Ketiga elemen penting tersebut adalah pondasi kuat yang bisa menopang pertumbuhan dan perkembangan panti asuhan agar semakin berkemajuan.

Pada kegiatan tersebut, dihadirkan tiga pemateri. Pemateri pertama adalah Dr. Rinekso yang mewakili Kemensos, beliau menekankan bahwa seluruh panti Asuhan Muhammadiyah-Aisyiyah yang berada di Kabupaten Malang harus segera mendaftarkan diri secara berjamaah untuk akreditasi agar segera mendapatkan BIMTEK. Hal ini diperlukan untuk memberikan wawasan tentang panti asuhan secara keseluruhan. Selain itu, panti Asuhan juga dianjurkan untuk memprediksi kebutuhan masa depan masyarakat secara umum jika akan mendirikan unit usaha untuk kemandirian panti. Dilanjutkan pemateri kedua, Bapak Imam Hambali, ketua MPS PWM Jawa Timur yang membahas tentang penguatan visi dan misi panti pesantren Muhammadiyah.

Pemateri Ketiga, yaitu Dr Fauzik Lendriyanto, dalam kesempatan itu beliau menyampaikan penjelasan tentang kondisi panti di lapangan yang sering keluar dari garis visi-misi pendiriannya sehingga menimbulkan permasalahan-permasalahan baru yang menghambat laju perkembangan panti tersebut dan sayangnya hal itu kurang disadari oleh pengurus-pengasuh panti tersebut. Permasalahan-permasalahan tersebut sebenarnya dapat diselesaikan secara tepat jika para pengurus panti memahami analisa SWOT.  Sehingga, pada kesempatan tersebut disampaikan konsep dan praktik analisa SWOT permasalahan panti berikut solusinya.

Dengan diadakannya kegiatan tersebut diharapkan pengurus MPS Cabang, Pengurus Panti dan Pengasuh Panti memiliki visi-misi yang sama tentang panti-pesantren Muhammadiyah-Aisyiyah serta memiliki strategi dalam memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi Panti melalui analisa SWOT yang tentunya harus dikomunikasikan bersama antara ketiga elemen tersebut. Selanjutnya, kegiatan tersebut akan diikuti kegiatan supervisi yang dilakukan MPS Kab. Malang kepada Seluruh panti asuhan dengan tujuan memantapkan visi-misi dan manajemen panti pesantren Muhammadiyah dan Aisyiyah yang berkemajuan. (Zahra)


0 komentar:

Posting Komentar