Selasa, 12 Juli 2016

Rumah salah seorang warga di dusun krajan II yang hancur diterjang tanah longsor.

Ahad [10/07/2016] tepatnya pukul 20:30 wib. desa Lebakharjo kecamatan Ampel Gading, desa paling timur kabupaten Malang yang berbatasan dengan daerah kabupaten Lumajang ini diterpa bencana longsor akibat intensitas curah hujan yang tinggi dan terus-menerus selama 2-3 hari itu membuat beberapa dusun dan puluhan rumah warga rusak serta beberapa bangunan diantaranya hanyut terbawa luapan dan derasnya arus sungai yang melintas di tengah-tangah perkampungan.

Kabar bencana longsor di lebakharjo ini juga langsung direspon cepat oleh tim lembaga penanggulangan bencana [LPB]/MDMC [Muhammadiyah Disaster Management Center] kabupaten malang. Tim lazismu dan MDMC yang senin [11/07/2016] siang hari menuju ke lokasi kejadian sempat tertahan karena jalan di gerbang memasuki desa lebakharjo tertimbun longsoran tanah. selama hampir 2 jam tertahan karena menunggu alat berat yang didatangkan oleh BPBD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah] kota batu dan juga dibantu relawan PMI kab. Malang merapungkan pembersihan, tim MDMC dan lazimu baru bisa memasuki perkampungan di desa Lebakharjo pada pukul 14:30 wib.


Ditengah guyuran hujan tim MDMC dan lazismu dengan didampingi siyadi salah seorang anggota PCM Ampel Gading menuju beberapa titik di beberapa dusun yang terparah karena dampak longsor. berdasarkan data yang dihimpun nurkholis [anggota tim mdmc] tidak kurang 17 bangunan rumah, puluhan hektar lahan pertanian [padi siap panen] dan perkebunan [buah salak] milik warga serta akses jalan yang menghubungkan antar kampung rusak parah, bahkan beberapa bangunan rumah juga tertimbun tanah maupun beberapa bagiannya hanyut terbawa luapan derasnya air sungai. hingga berita ini diturunkan, warga di beberapa dusun di desa Lebakharjo yang terkena dampak terparah [khususnya dusun krajan II] masih diliputi kecemasan karena khawatir akan terjadinya longsor susulan jika intensitas serta tingginya curah hujan tidak mengalami penurunan, terang hariadi [ketua divisi pengembangan lazismu]

Longsoran tanah dan batu di gerbang desa lebakharjo kec. Ampel gading
Hariadi juga mengatakan bahwa masyarakat/warga terdampak bencana saat ini sangat membutuhkan berbagai bantuan [makanan-makanan instan, air mineral kemasan, layanan kesehatan, dll.] akibat terisolirnya desa lebakharjo karena akses jalan [di dua titik] keluar-masuk desa tersebut belum sepenuhnya rampung ataupun normal. tim mdmc dan lazismu adalah lembaga muhammadiyah yang mengawali [sebelum ormas atau lembaga lainnya] meninjau dan melakukan komunikasi langsung dengan warga masyarakat di beberapa dusun dan menghimpun data korban bencana.


Hariadi perwakilan lazismu [dua dari kanan] didampingi nurkholis anggota tim mdmc [kanan] menyerahkan bantuan dana melalui ketua pcm ampelgading [kiri] dikediaman bapak cahyadi disaksikan siyadi anggota PCM Ampelgading [kaos hijau]

Di tempat terpisah Herunanto E.[ketua lazismu], Rossi Hendrawan [ketua LPB/MDMC] dan Alfi Nurhidayat [PDM kabupaten Malang] juga terus melakukan koordinasi untuk secepatnya dapat melakukan aksi peduli lanjutan dengan menjalin komunikasi ke pihak-pihak terkait [jajaran dinas dan lembaga-lembaga pemkab malang] agar bantuan untuk korban bencana bisa intensif dan efektif dirasakan manfaatnya oleh warga/masyarakat korban bencana tidak hanya di saat sekarang saat siaga bencana, namun juga hingga nanti pasca bencana/recovery oleh Pem:kab Malang.(Hari)

0 komentar:

Posting Komentar