Sabtu, 18 Juni 2016

Posted by Ridlo Posted on Juni 18, 2016 | No comments

Mursidi : Dipaksa, Terpaksa dan Terbiasa

Drs. H. Mursidi, MM. ketika memberikan sambutan pembukaan kajian ramadhan 1437 H
“Kita harus memiiliki semangat gerakan Muhammadiyah yang militan. Dengan begitu pergerakan kita akan mengakar sampai ke generasi penerus yang akan melanjutkan estafet  Muhammadiyah masa depan”, kata Mursidi mengawali sambutan pembukaan Kajian Ramadhan 1437 H yang diadakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang, Ahad (19/6).

Muhammadiyah sebagai organisasi pergerakan pembaharuan untuk masyarakat berkemajuan harus memiliki militansi yang tinggi untuk bisa mensukseskan rancangan program-programnya. Keberhasilan proses militansi  ini akan menghasilkan kaderisasi yang kuat, sehingga estafet pergerakan akan terus berjalan sesuai yang direncanakan. Militansi harus kita tularkan kepada anak-anak, suadara dan keluarga kita semua, sehingga organisasi ini  berjalan secara berkelanjutan. Demikian jelas Ketua PDM Kab Malang dihadapan ratusan peserta yang mengikuti Kajian Ramadhan yang bertempat di Gedung Teaching Factory SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Kabupaten Malang.

“Dalam pelaksanaannya terkadang kita harus menggunakan prinsip dipaksa, terpaksa dan terbiasa sebagai salah satu cara untuk bisa menggerakan, melaksanakan dan membudayakan bermuhammadiyah, tambah Mursidi. Bermuhammadiyah memang harus didasari dengan keikhlasan, tetapi dalam suatu waktu prinsip tersebut bisa kita jalankan disaat ghiroh dan militansi dirasa belum bisa berjalan dengan baik, ujarnya.  Kadang kita harus dipaksa untuk bisa bergerak, sehingga lama kelamaan akan menjadi terpaksa mengikutinya. Keterpaksaan yang terus menerus  itu nantinya akan menjadi ‘terbiasa’ sehingga pergerakan Muhammadiyah bisa mengakar sampai hati dan bisa ditauladankan kepada keluarga, saudara dan masyarakat sekitar, papar Dosen Jurusan Manajemen UMM ini.

Mengakhiri sambutannya, Mursidi meminta kepada semua peserta yang hadir pada acara Kajian Ramadhan ini untuk bisa ikhlas memberikan waktu dalam mengikuti seluruh rangkaian acara sampai selesai. Kegiatan tahunan yang di selenggarakan oleh PDM Kab Malang ini diikuti oleh para pimpinan Muhammadiyah mulai ranting sampai cabang, pimpinan AUM serta diikuti jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan majelis / lembaganya.

“Semoga Kajian Ramadhan ini akan memberikan asupan ilmu yang bermanfaat dan memberikan semangat dalam bermuhammadiyah untuk menjadikan masyarakat Indonesia yang berkemajuan”, pungkasnya. (Hilmi/Ridlo)


0 komentar:

Posting Komentar