Kamis, 30 Juni 2016

Posted by Ridlo Posted on Juni 30, 2016 | No comments

Panti itu Kawah Candradimuka Kader Militan Muhammadiyah

Silaturahim pengurus MPS di Panti asuhan Muhammadiyah Ulil Absar
Ruh Muhammadiyah ada pada amal usaha. Maka, amal usaha perlu mendapatkan perhatian lebih. Majelis Pelayanan Sosial (MPS) PDM Kabupaten Malang bertugas untuk mengawal perkembangan sosial masyarakat Muhammadiyah dan termasuk di dalamnya panti pesantren bergegas melakukan kegiatan konkrit.

Untuk memaksimalkan program  itu, seluruh  anggota MPS  roadshow turun ke panti-panti Muhammadiyah yang berada di kawasan kabupaten Malang pada bulan Juni 2016. Kegiatan diawali kunjungan ke  Panti Asuhan Muhammadiyah  Pakisaji (10 Juni 2016), dilanjutkan ke Panti Al Amin Kepanjen (10 juni 2016), ke panti Muhammadiyah Gondanglegi (13 Juni 2016), kemudian ke panti  Aisyiyah Riverside, Aisyiyah Sengkaling, dan Muhammadiyah Ulil Abshar (21 Juni 2016), serta yang terakhir ke panti AL-Falah Lawang (22 Juni 2016).

Menurut Ketua MPS, Ai Mulyani aZ zahra, S. Hum, kegiatan ini bertujuan unttuk  menjalin keakraban dengan Pengurus,  mengenal lebih dekat pengasuh, profil, dan santri/wati Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM).  “Disamping itu juga untuk sosialisasi profil panti dengan analisa SWOT. Bahkan kita juga berdiskusi soal  permasalahan panti dan perkembangan panti. Itu semua agar sesuai  visi misi, yaitu menjadi panti yang berkemajuan yakni mandiri secara ekonomi, individual, sosial & spiritual. Ke depan agar panti lebih profesional  karena panti adalah Kawah Candradimuka kader Muhammadiyah yang militan” tegas mahasiswa S-2 UMM tersebut.

Silaturahmi juga mendapatkan informasi baru. Misalnya ada beberapa panti yang telah mengajari anak asuhnya sedikit banyak berwira-usaha dalam mendapatkan dana. Hal ini seperti yang dilakukan   Panti Al-Amin Kepanjen yang mempunyai usaha membuat tusuk sate, Panti Al-Falah yang mempunyai usaha kue kering, panti Al Amin putri Kepanjen dan Panti Aisyiyah Sengkaling yang menjadi distributor air mineral Q-Mas.

Menurut Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si selaku koordinator bidang panti dan pesantren di MPS, untuk usaha ekonomi produktif di masing-masing panti juga msh perlu ditopang dengan dukungan warga muhammadiyah sehingga keberlanjutan nya bisa sedikit terbantu.

“Itu semua langkah awal dalam  menanamkan kemandirian dalam diri anak asuh. Kedepan, harapannya dapat konsisten dan berkembang serta diikuti oleh panti-panti yang lain. Misalnya dengan membeli produk-produk PA, menjalinkan networking dengan stakeholder sekaligus mempromosikan dan upaya lain yang pro to save orphanages” tegas doktor lulusan UNPAD Bandung itu.

 MPS mengajak  seluruh jajaran pengurus PDM & PCM untuk bersama-sama membesarkan panti Asuhan Muhammadiyah di kabupaten. Malang. Juga berharap ke depan seluruh panti Muhammadiyah  menjadi panti yang berkemajuan, mandiri dan dapat mencetak kader-kader Muhammadiyah yang militan (nrd/nr).

Rabu, 29 Juni 2016

Hajriyanto Y. Thohari (tengah) saat memberikan materi pada acara Tadarus Pemikira Islam
di AULA BAU UMM, 29 Juni 2016



Umat Islam di Indonesia adalah mayoritas dari segi quantitas, tetapi masih belum bisa berjalan beiringan dengan segi kualitasnya. Secara kualitas, masyarakat Islam masih belum bisa menampilkan dirinya di pucuk pimpinan yang bisa menentukan arah strategis roda lajunya bangsa Indonesia ini, ujar Dr. Hajriyanto Y. Thohari dalam acara Tadarus Pemikiran Islam di UMM, Rabu 29 Juni 2016. 

“Tidak mudah untuk mentransformasikan kekuatan ummat islam Indonesia menjadi kekuatan politik” tegas Hajiyanto. Apa yang menyebabkan itu semua? Menurutnya, hal itu disebabkan oleh karena masyarakat Islam Indonesia ini belum menjadi kekuatan ekonomi. Pada dasarnya kekuatan ekonomi itulah yang akan mampu mendorong menjadi kekuatan politik. Melirik pada masyarakat Tionghoa yang semakin menguasai bidang ekonomi, mereka akan dengan mulus bisa menguasai kekuatan ekonomi, demikian analisa Hajriyanto dalam acara yang diselenggarakan oleh PSIF dan JIMM ini. 

Menurut ketua PP Muhammadiyah ini, bagi Muhammadiyah, ada hal yang lebih mendasar lagi yang perlu diperhatikan, sebelum mentransformasikan dirinya (Muhammadiyah) sebagai kekuatan ekonomi dan politik. Apa itu? Muhammadiyah harus mempunya strategi kebudayaan, yakni membangun kohevisitas. Instrument kebudayaan menjadi sangat urgen dilakukan, karena kebudayaan lebih menekankan gerakan kultural, tentu lebih mengakar ke seluruh elemen masyarakat. Dalam kenyataanya, kohevisitas antar orang Muhammadiyah sangat lemah. Inilah yang perlu dirumuskan kembali agar terjalin hubungan yang intim di atas kepentingan bersama, papar anggota Dewan RI ini.(Hlm)
Andar Nubowo (kiri) dalam acara Tadarus Pemikiran Islam di ruang AULA BAU UMM, 29 Juni 2016


Dalam sesi ke-3, yang bertajuk Strategi dan Aksi pada Dasawarsa II (Refleksi JIMM), Andar Nubowo, sebagai salah satu narasumber mengatakan bahwa  JIMM pada dasawarsa ke-2 ini  harus banyak melakukan gerakan praksis. Kalau dasawarsa pertama banyak melakukan penguatan teori meski sudah melakukan gerakan praksis tapi sedikit, hanya bersifat personal, maka dalam dasawarsa ke-2 harus lebih banyak gerakan-kerakan praksis yang lebih strategis dalam turut serta pemberdayaan masyarakat, tegasnya.

Menyikapi kondisi riil bangsa ini, terkait dengan penguasaan dalam segala sektor kehidupan terutama ekonomi dan politik misalnya, ummat Islam jauh tertinggal, karena hampir setiap lini dikuasi oleh orang-orang atau kelompok di luar Islam atau santri. “Kaum santri” hanya memegang di pinggir atau unit micro saja. Inilah problem besar yang harus direnungkan dan dicari solusinya, terutama generasi JIMM, jelas Andar sebagai salah satu pelopor JIMM.

Muhammadiyah sebagai gerakan ekonomi, kini dikawal juga oleh Lazismu. Lazismu sudah dibentuk sebanyak 180 unit yang berada di semua daerah. Andar, yang kini menjabat sebagai Direktur Lazismu PP Muhammadiyah menyinggung sedikit tentang Lazismu, bahwa ke depan dalam waktu dekat akan menjalin dan berkolaborasi dengan berbagai korporate dan unit-unit ekonomi perbankan untuk meningkatkan investasi dan income sebagai wujud gerakan ekonomi di Muhammadiyah. Lazismu akan dikelolah secara professional, bukan hanya penggajian para ‘amil tetapi manajemen pendistribusian dan lain sebagainya, pungkasnya dalam acara Tadarus Pemikiran Islam yang diselenggarakan JIMM di UMM ini.

Di akhir presentasinya, Andar mengutip Huntington yang menyatakan bahwa “Negara yang maju adalah yang memiliki kekuatan ekonomi”, maka Muhammadiyah melalui JIMM diharapkan bisa berkembang dan memajukan di bidang ekonomi. 

Semoga tadarus ini bisa menggugah dan menghasilkan kader JIMM yang handal dalam turut sertanya di bidang pengelolaan ekonomi di Muhammadiyah, sekaigus berkiprah di bidang politik untuk bangsa yang berkemajuan. (Hilmi)

Selasa, 28 Juni 2016






Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP sebagai pembicara pada sesi pertama pada acara Tadarus Pemikiran Islam yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Islam dan Filsafat (PSIF) UMM bekerjasama dengan Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM) menyinggung soal kebermuhammadiyahan kita. Apakah yang bisa disebut orang Muhammadiyah itu mereka yang sudah ikut Darul Arqom, kemudian tidak muncul dalam gerakan Muhammadiyah? Sedangkan mereka yang sudah berkecimpung dan bergelut di Muhammadiyah sudah lama tapi tidak ikut Darul Arqom tidak bisa dikatakan sebagai orang Muhammadiyah? Inilah terkadang yang menghinggapi beberapa kalangan di Muhammadiyah, yang harus mulai direkonstruksi cara pandangnya. Berbagai cara bisa dilakukan dan diapresiasikan dalam tubuh Muhammadiyah yang besar ini. Termasuk yang hadir di forum ini, beragam latar belakang, mulai mahasiswa, akademisi, dosen, pimpinan ortom dan yang belum terlibat secara struktural baik di AUM maupun ortom, semua pasti punya kontribusi terhadap Muhammadiyah, tutur Muhadjir sambil tersenyum.

Acara yang berlangsung mulai hari Rabu - Kamis, 29 - 30 Juni 2016, di ruang Auditorium (AULA BAU) UMM ini, Mantan Rektor UMM juga menyoal tentang kaderisasi di Muhammadiyah. Menurutnya, Ortom Muhammadiyah bukan satu-satunya sumber kaderisasi Muhamadiyah, memang benar ortom adalah sumber utama, tapi bukan satu-satunya. Masih banyak institusi lainnya yang berkiprah dalam soal kaderisasi ini, jangan sampai terjebak pada gang-gang sempit, sebab sebelum ada ortom, Muhammadiyah sudah berkembang, pungkas Muhadjir. 

"Lihat saja di Perguruan Tinggi ternama di Indonesia, seperti Insitut Teknologi Bandung dan Universitas Brawijaya Malang dan lainnya, banyak kader Muhammadiyah yang berada di sana. Sedangkan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) sendiri terkadang perlu dipertanyakan. Kuliahnya saja mahal, masuk kedokteran 200 juta kemudian nanti lulus diharapkan mengabdi di PKU yang tidak digaji atau minim gajinya, apa mau? Itulah bukti contoh proses perkaderan yang harus direnungkan lagi", tegas Muhadjir selaku inisiator acara ini.

Ketua PP Muhammadiyah ini mengharapkan agar generasi tua, para pimpinan ortom dan AUM benar-benar harus memperhatikan kaum generasi muda di manapun berada. “Potensi besar Muhammadiyah ada di generasi muda”, Dahlan ketika berkreasi juga ketika di usia muda. Begitu juga bung Karno dalam berkiprah kebangsaan juga di usia muda. Karenanya memfasilitasi, mengapresiasi dan mengajak genarasi muda untuk terlibat di Muhammadiyah adalah suatu keharusan. (Hlm)

Senin, 27 Juni 2016

Aksi berbagi mukena tim lazismu di musholla Dusun putukrejo Jemantren Jabung

Kecamatan Jabung adalah lokasi yang dipilih lazismu Kabupaten Malang kali ini dalam melakukan aksi berbagi dan aksi peduli [04/06/2016] . Bekerjasama dengan sebuah komunitas gerakan berbagi mukena yang bermarkas di ibukota dan beberapa donatur. Tim lazismu kabupaten Malang telah membagikan tidak kurang dari 50 mukena bersih, cantik dan wangi ke 9 orang, 8 masjid/musholla di 5 dusun/desa dan 2 AUM jelang bulan suci.

Perjalanan tim lazismu pada sabtu pagi hingga sore hari itu di koordinir Hariadi , ketua divisi pengembangan lazismu. Tim langsung menuju kediaman wagiran, salah seorang anggota PCM Jjabung yang berada di desa Kemantren.

Perwakilan Ta'mir masjid desa Tebelo menyerahkan mukena ke salah seorang
 jama'ah didampingi wagiran [kanan]

Dengan di dampingi Wagiran selaku unsur/anggota PCM Jjabung tim lazismu langsung menuju musholla al-Hadi yang dikelola oleh PCM Jabung yang dilanjutkan ke masjid jami' desa Kemantren, masjid an-nur kampung Anyar desa Sidomulyo, masjid jami' desa Tebelo, masjid at-Taqwa desa Sidorejo dan salah satu musholla yang dikelola PRM Glongsor dan salah satu musholla di dusun Putukrejo. Apresiasi positif juga disampaikan perwakilan masing-masing ta'mir masjid/mushola yang pada hari itu lagi pada bersiap menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1437H./2016.

Bersamaan dengan aksi berbagi kali ini, tim lazismu juga melakukan aksi peduli dengan memberikan santunan ke mbok siti yang sebatangkara di usia senjanya yang kini di tampung oleh ibu asiyah salah seorang warga rw.02 desa Kemantren yang kehidupan keluarganya juga pas-pasan namun dengan ikhlash dan penuh kesabaran menampung dan merawat mbok siti yang asli jombang.

Tim lazismu salurkan bantuan ke mbok Siti [kiri] di kediaman
Ibu Aisyah [menggendong putrinya]

Tujuan dari aksi berbagi dan peduli tim lazismu yang murni dakwah dan syiar islam melalui persyarikatan muhammadiyah juga akan terus dikembangkan baik kuantitas maupun kualitas serta sebaran nya. Dengan kemasan aksi yang inovatif serta kreatif, diharapkan kedepannya kegiatan ataupun aksi kami relevan dengan permasalahan maupun tantangan serta kebutuhan ummat, terang Hariadi. (Imam H)
Posted by Ridlo Posted on Juni 27, 2016 | No comments

PCA Dau Adakan Baksos dan Kajian Ramadhan

Peserta Kajian Ramadhan PCA Dau berpose selesai acara.

Bertempat di Gedung Dakwah Aisyiyah-GDA jalan Margobasuki Jetis, pada tanggal 22 Juni 2016, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Dau menyelenggarakan serangkaian kegiatan amaliah romadhon dengan tema : Gerakan Perlindungan Anak dan Penguatan Keluarga Menuju Generasi Bangsa yg Berkemajuan.

Rangkaian acara sehari penuh terdiri dari Bakti Sosial berupa Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang dilakukan di lantai dasar gedung GDA, sementara Milad Aisyiyah ke 102 dan Kajian Romadhon diselenggarakan di Aula lantai atas. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 orang dari elemen pimpinan Aisyiyah ranting se-kecamatan Dau, para guru TK ABA, PAUD, TPQ dan panti asuhan serta amal usaha Aisyiyah.

Bapak Miseri SH selaku Sekretaris PCM Dau, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PCM dan PCA harus seirama bergandengan tangan dlm merealisasikan program-programnya.  Beliau berpesan untuk terus bergiat dan terus istiqomah ber-'Aisyiyah. Selanjutnya dibacakan Pidato Milad Aisyiyah ke-102 oleh Ketua PCA Dau ibu Choirun Niswati SPd, sekaligus membuka acara Kajian Romadhon. Narasi pidato Milad Aisyiyah ke-102 antara lain mencermati kondisi saat ini, dimana banyak terjadi krisis-krisis sosial dengan berbagai bentuk kejahatan, seperti narkoba, pornografi, pornoaksi, kejahatan seksual, dan berbagai permasalahan lain. Akar dari permasalahan tersebut adalah lemahnya peran keluarga. Karena baik buruknya karakter atau pribadi seseorang dibentuk dari keluarga dan lingkungannya. Untuk itu Aisyiyah berupaya menjawab permasalahan tersebut dengan program keluarga sakinah yang di laksanakan dari tingkat pusat sampai tingkat ranting. Pembinaan keluarga sakinah melalui dakwah yg di tekankan antara lain pada Kehidupan beragama, Pendidikan, Kesehatan keluarga, Ekonomi yang stabil, serta Hubungam sosial yang harmonis intern  antar anggota keluarga dan lingkungannya.

Setelah acara Milad usai, dilanjutkan Kajian Romadhon dengan sessi pertama adalah Kajian KeMuhammadiyahan yang disampaikan oleh Bapak Drs Taufiq Kusuma M.Ag. dengan thema  Penerapan Matan, Keyakinan dan Cita-cita (MKCH) Muhammadiyah dalam Kehidupan Berkeluarga. Dilanjutkan Kajian Kesehatan, dengan pemateri Bapak dr. Thontowi Djauhari NS, M.Kes., yang membawakan tema Kesehatan Keluarga sebagai Dasar Menuju Generasi yang Berkemajuan.

Tepat pukul 12.30 acara break ishoma, para peserta melakukan sholat dhuhur berjamaah. Selanjutnya pukul 14.00 dilanjutkan sessi yang kedua, yaitu Kajian Muslimah Life Style dengan Halalan Thoyyiban, yang disampaikan oleh Prof. Sukoso. Dalam presentasinya beliau mengingatkan  peran Ibu untuk menjaga ketat kehalalan makanan, utamanya adalah kehalalan dalam memperoleh rizki. Acara terakhir adalah Kajian Parenting dengan thema Peran Utama Keluarga dalam Melindungi Anak dari Maraknya Kejahatan, tinjauan Psychology dan Pendidikan. Materi ini disampaikan oleh Dra. Thathit Manon Andini M.Hum., kepala LP3A-UMM. Dalam presentasinya beliau mengingatkan betapa lingkungan sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan anak, sehingga beliau menawarkan tipe komunikasi orang tua, yang lebih pada komunikasi hati-ke-hati atau touch the heart, sehingga diharapkan kedekatan batin itu akan membentengi anak dari pengaruh-pengaruh buruk lingkungan sekitarnya.

Rangkaian acara ditutup dengan pemberian parcel lebaran serta sajian buka-puasa dan takjil kepada para sesepuh Aisyiyah, seluruh pimpinan ranting, para guru serta pimpinan amal usaha Aisyiyah. Tercatat 100 orang penerima santunan, dan 68 orang  peserta pemeriksaan kesehatan gratis.

Kedepan diharapkan agenda dakwah dan penguatan amaliah romadhon ini terus diselenggarakan berkelanjutan, semakin semarak kegiatannya, makin luas penerima santunannya, serta makin padat manfaat kajiannya. Sehingga makin meneguhkan khususnya PC Aisyiyah Dau dalam menjawab permasalahan keluarga dan problema generasi bangsa. Aamiin YRA. (Iis Siti Aisyah)
Peserta sedang mengikuti materi pondok ramadhan di masjid at-Taqwa
Ranting Muhammadiyah Ronggowuni Tumpang

Muhammadiyah seakan tiada kenal lelah terus bersemangan dalam bergerak dan menggeliat sertaberjuang dan berdakwah untuk dienul Islam menuju masyarakat yang berkemajuan. Semangat ini tidak hanya di tingkat daerah kabupaten Malang namun sampai ke tingkat cabang dan ranting.

Setidaknya ini ditunjukkan dan dilakukan oleh Tapak Suci Putera Muhammadiyah PCM Tumpang yang dikemas kegiatan Pondok Ramadhan. Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal keteguhan hati dan kematangan jiwa/mental, sehingga terbentuk kader Muhammadiyah yang memiliki ruh (spirit) serta mempunyai integritas dan kompetensi untuk berperan di persyarikatan, dalam kehidupan umat dan dinamika bangsa serta konteks global. Demikian dijelaskan Hariadi, mantan sekretaris PCM tumpang 2005-2010.

Pondok ramadhan 1437 H ini digelar pada ahad [26/06/2016]  bertempat di masjid at-Taqwa ranting Muhammadiyah Ronggowuni. Acara berlangsung hingga sore hari yang dilanjut dengan kegiatan berbagi takjil yang di pusatkan di jalan raya depan pasar hewan tumpang. Kegiatan yang diikuti tidak kurang dari 50 kader-kader tapak suci putera muhammadiyah tumpang ini mendapatkan apresiasi positif dan antusias yang luar biasa dari masyarakat tumpang pada umumnya.

Peserta bebagi takjil di jalan raya depan pasar hewan tumpang

"Saya punya mimpi kedepan muhammadiyah bisa disegani oleh organisasi apapun, karena kita miliki kader yg pandai terorganisasi, berAkhlak mulia dan tidak kalah penting kader-kader yang pemberani, berani membela keluarganya dan Organisasi serta melindungi dan mempertahankan aset-aset muhammadiyah. PR besar buat kami adalah karena siswa-siswa yang tergabung di tapak suci 80% non Muhammadiyah, terang Chuzaeni, wakil ketua PCM Tumpang 2015-2020. (Hari/Ridlo)
Hariadi [Ketua Divisi Pengembangan Lazismu] didampingi Rosyidi [sektetaris Lazismu] saat menyampaikan materi sosialisasi pembentukan upz [unit pelayanan Zakat] di pcm lawang.

Sehari setelah dihadirkannya perwakilan PCM se-kabupaten Malang pada sabtu [25/06/2016], tim lazismu PDM Kab Malang menghadiri undangan PCM lawang salah satu kecamatan yang berbatasan dengan kabupaten Pasuruan dan merupakan gerbang jalan memasuki kabupaten/kota Malang pada Ahad (26/6/2016). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka sosialisasi instruksi PP Muhammadiyah Nomor : 259//INS//I.0/A/2016 untuk kesinambungan gerak lazismu di daerah.

Usai kegiatan kajian rutin ahad pagi oleh PCM lawang di masjid al-Falah yang dikelola ranting muhammadiyah sumberporong, tim lazismu, Hariadi dan Rosyidi menyampaikan materi sosialisasi pembentukan UPZ dan dilanjutkan dengan dialog tanya-jawab. Pertemuan tim lazismu bersama jajaran PCM, PRM, takmir dan pimpinan lembaga/AUM di lawang yang berlangsung selama kurang-lebih 150 menit, mulai pukul 07.30-10.00 WIB, Dialok berjalan sangat dinamis dan interaktif. Peserta yang hadir pada pertemuan tersebut pun tampak semangat dan memberikan respon positif atas rencana pembentukan UPZ [Unit Pelayanan Zakat] di PCM Lawang.


Dialog dengan peserta pengajian tentang Pengelolaan UPZ

Hariadi, ketua divisi pengembangan lazismu, menyampaikan materi sosialisasi juga mengutip pernyataan Hilman Latief, ketua lazismu pusat, bahwa amanat dari Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47 Tahun 2015, yaitu bagaimana Lazismu menjadi lembaga amil zakat nasional yang berkemajuan. Muktamar Muhammadiyah mengamanatkan, bahwa diperlukan "sistem informasi dan manajemen/SIM ZIS yang terintegrasi di semua tingkatan pimpinan" dan perlunya "meningkatkan kordinasi LAZISMU secara regional dan nasional serta meningkatkan kerjasama Lazismu dan AUM dalam memobilisasi, mengelola dan memanfaatkan dana ZIS yang memberdayakan"(Berita Resmi Muhammadiyah 2015, halaman 45). Atas dasar pernyataan itu, maka pembentukan UPZ [Unit Pelayanan Zakat] menjani sebuah keniscayaan dan keharusan sebagai upaya mensinergikan pengelolaan lazismu pada struktur pimpinan dan AUM di tingkat cabang dan ranting.

Saat ini, tidak lagi ada alasan yang bisa diterima untuk tidak serius mengelola Lazismu, karena ini adalah amanah. Tidak ada lagi alasan untuk tidak menjadi lembaga amil zakat yang memberikan kemaslahatan umat dan masyarakat luas, karena itu adalah kewajiban. Tidak ada lagi alasan untuk tidak bersikap profesional, karena kita semua adalah warga Muhammadiyah. Lazismu: Dari Umat Muslim; Oleh Muhammadiyah; Untuk bangsa Indonesia, jelas pungkas Hariadi. (Hari/Ridlo)

Minggu, 26 Juni 2016

Posted by kholimi Posted on Juni 26, 2016 | No comments

Miseri: PCM Bantur Agar Segera Membentuk Ranting-Ranting





Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bantur telah dibentuk beberapa bulan lalu sebagai hasil dari proses Pemekaran PCM Pagelaran. Sebagai Cabang baru, PCM Bantur tetap mendapatkan binaan dan pendampingan dari PCM Pagelaran, salah satunya melalui Safari Ramadhan PCM Pagelaran pada Ahad, 26 Juni 2016 setelah Ashar di Masjid Al Furqon Dusun Palsongo, Desa.Srigonco, Kecamatan Bantur.


Rangkaian acara Safari Ramadhan di PCM (Binaan) Bantur ini dimulai dengan acara Bakti Sosial yang kemudian dilanjutkan dengan acara kajian Islam menjelang buka puasa yang diisi oleh Ketua PCM Pagelaran, Miseri S.Pd. Bakti sosial ini diadakan sebagai bukti menyatunya kata dan tindakan sekaligus menyambut momen bulan suci Ramadhan sebagai salah satu momen yang tepat untuk saling berbagi pada sesama. Dalam ceramahnya, Miseri sendiri berpesan agar PCM Bantur segera membentuk ranting-ranting serta segera melaksanakan program-program kerja yang telah dibuat.

Acara Safari Ramadhan ini dihadiri oleh kurang lebih 120 peserta. Selain itu, acara Safari Ramadhan ini juga dihadiri oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Malang sebagai salah satu rangkaian acara Safari Ramadhan PDPM Kabupaten Malang ke Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Bantur yang juga sudah terbentuk.
Jadwal Sholat Idul Fithri 1437 H ( 2016 M ) bersama Muhammadiyah se Malang Raya meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu

*Jika ada kekeliruan atau kekurangan dengan informasi di bawah ini harap segera menghubungi Korps Muballigh Muhammadiyah (CMM) Malang Raya dan Majelis Pustaka & Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang.



Informasi Sholat Idul Fithri 1437 H Kabupaten Malang

Penyelenggara Lokasi Imam / Khotib
Singosari Halaman Pendopo Agung Pusat Kerajinan Ken De Des Singosari ( depan pasar Singosari ) Drs. H. Sunarto M.Ag.
Lawang Stadion Lawang Imam Abdai, SH. SE. MM.
Lawang Lapangan sepak bola RSJ WEDIODININGRAT Sumberporong Lawang Dr. Pradana Boy Zulian Thobibul Fata, MA.
(Ketua PWPM Jatim)
PCPM Dau Lapangan Desa Mulyoagung, Dau Dikky Syadkomulloh, S.HI.
(Sekretaris PWPM Jatim)
Ngantang Halaman Masjid Manjuri Muhammad Taufikhurohman S.Pd.
Ngantang Halaman Masjid Baitus Syukur H. Zainuri
PCM Kepanjen Lapangan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Drs. H. Khusnul Hadi M.Ag.
PCM Kepanjen Halaman masjid Fastabiqul Khairat Arief Joko Suryadi S.Ag, M.Si.
PRM Sepanjang - Nur Faqih, M.Pd.I.
(Pengasuh PP Al Izzah Batu)
PRM Putat Kidul - Khusnul Amin, S.Pd.I.
( Pengasuh Panti Pesantren Putri Kepanjen )
Ngantang Stadion Ngantang Ir. Ikhtibar Nawa Atmaja
Lawang Halaman Masjid al-Islam Bedali Lawang Mohammad Suhud S.Ag.
Bululawang Masjid Takwa/Stadion Bululawang Drs. H. Bambang Eddy Irawan, M.Si.
Pakisaji Halaman Masjid Darul Arqom Pakisaji Arief Hidayat, LC
Pakisaji Masjid PG Kebon Agung Drs. H. Djoko Santosa
Ngantang Halaman Masjid Nurul Huda Jl. Ngantang 19 H. Ahmad Sulaiman, BA
PRM Curungrejo Kepanjen Halaman Masjid Firdaus Curungrejo Muhammad Maskur
PCM Tumpang Stadion Tumpang Rif'an maskur, SH
PCM Pagak Lapangan Olah Raga Sumbermanjingkulon Muhammad Maskur
PCM Kasembon Halaman KUD Tani Luhur Kasembon -
Kepanjen Halaman Masjid Nurul Hidayah Kepanjen Muhammad Masykur AG, M.Psi
PCM Pujon Lapangan Pujon Nur Amtsal S.Ag. M.Pd.
Tajinan Halaman Masjid Nurul Islam Tajinan Drs. H. Sumarto
Tajinan Sumbersuko Tajinan Agus Liansyah, Sp
Wagir Halaman Masjid Thariqul Khair Wagir Drs. H. Abdul Latif
Pagelaran Halaman Masjid al Muttaqien Kademangan Pagelaran Anis Wahyudi, S.Pdi.
Pagelaran Halaman Masjid Mujahidin Brongkal Pagelaran Burhan Tozib
Dau Halaman Masjid Khatijah Kucur, Dau Zaini S.Pd.I MA.




Informasi Sholat Idul Fithri 1437 H Kota Malang

Penyelenggara Lokasi Imam / Khotib
- Halaman Masjid M Hatta, Jl. Simpang Flamboyan Dr. H. Husni M. Shaleh, MA
Blimbing Halaman Masjid al-Hidayah, Jl. Cisadea Blimbing Hafidz, S.Pd. M.Pd.I.
- Halaman Samsat Kota Malang Ir. H. Agus Purwadyo
- Lapangan RAMPAL Ir. H. Andri Kurniawan,M.Ag
PRM Wetan Pasar Halaman Masjid al-Muttaqien Drs. Sirojuddin
Kedungkandang Halaman Masjid Manarul Islam Amrizal Arif, Lc.
Kedungkandang Lapangan Kedungkandang H. Dwi Triyono, S.H.
- Halaman Masjid Arofah Jl. Vinolia Slamet Hariyono, S.Pd.
- Stadion Gajayana Dr. H. Moh. Nurul Humaidi, M.Ag.
Kedungkandang Masjid Abdullah bin Baz, Tlogowaru Hendra Sukma Wijaya
Sukun Lapangan Perum Sukun Pondok Indah 4 Sukun Drs. H. Radix Mursenoaji
Kedungkandang Halaman Masjid Baitur Rochmah Jl Singkarak Sawojajar Ziyad at Tamimi MHI
Klojen Simpang Balapan Dr. H. Su'aib H. Muhammad, M. Ag.
- Lapangan PT. Ijen Nirwana Dr. H M.Ghazali, MA
Klojen Halaman Masjid Al Ikhlas Jl. Raya Langsep Dr.H. Sihabuddin, SH.
Lowokwaru Lapangan Masjid Hidayatullah Perum ABM Drs. Pujianto
Kedungkandang Halaman Masjid al Fadlilah jl. Raya Tutut Arjowinangun Ahmad Shobrun Jamil S Si,Mp
- Halaman Masjid panglima Sudirman SD Muhammadiyah 9 Anas Yusuf S.Pd.I
Kedungkandang Masjid Mujahidin Mergosono DR. Nurbany Yusuf
- Lapangan Kanjuruhan, Dinoyo M. Novi Rifa'i MA
Gadang Stadion Gadang Drs. HM TAUFIQ
Kedungkandang Halaman Masjid Al Islah Bumiayu Drs Abdul Majid
Kedungkandang Masjid Kiageng Gribig Drs. H. M Fahri MM
- Halaman RSI Aisyiyah Malang Drs. H. M. Natsir
Sawojajar Masjid Nurul Mujahidin Sawojajar Rahmat, S.Sos
- Halaman Kampus STIKI Tidar Drs. Harun Nur Rasyid
- Halaman Kampus 3 Universitas Widyagama Malang Dr. Zainul Mujahid, SS., M.Hum.
- - -




Informasi Sholat Idul Fithri 1437 H Kota Batu

Penyelenggara Lokasi Imam / Khotib
- Stadion Glora Brantas Ahmad Fathoni, Lc, M.Ag.
- Selekta Batu Sofyan Sofie




Informasi Sholat Idul Fithri 1437 H Universitas Muhammadiyah Malang

Penyelenggara Lokasi Imam / Khotib
UMM Helypad UMM Kampus 3 Prof. Dr. H. Tobroni, M.Si
UMM Halaman Kampus 2 UMM Drs. H. Faisal Abdullah, MM.