Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

Ka’bah dan Doa Aneh Umar bin Khattab

Aku hanyut dalam gelombang semangat ratusan ribu manusia yang datang dari segala penjuru mata angin, menuju satu titik, syukur kalau bisa mendekati bangunan berasitektur sederhana, namun dilapisi kiswah hitam beraksen benang kuning dan beraura emas. Mendekati Ka'bah,  pasti yang menjadi titik incaran gelora jiwa ratusan ribu manusia sebagai manifestasi simbolik keakraban dengan Allah.

Adzan subuh baru saja dikumandangkan. Hadir, apalagi ingin mendekat pada bangunan segi empat warisan Nabi Adam itu,  pada saat adzan subuh berkumandang, adalah pilihan berisiko. Sekedar mendapatkan ruang sempit laiknya duduk di antara dua sujud dalam sholat, bahkan hanya di pelataran Masjid al Haram yang megah itu, tidaklah mudah. Sudahlah, abaikan pilihan berisiko ini. Ka'bah adalah magnet. Pertama kali berdiri persis di depannya sekitar hampir dua dekade silam, aku tak kuasa menahan tumpahan air mata. Perjumpaan pertama dengan sesuatu yang dipikirkan dan dirasakan dalam rentang waktu yang lama,…

Ada yang Beda di SD Mapan

Suasana hari ini di SD Muhammadiyah 08 Dau sangat berbeda dengan hari-hari biasa. Jika hari biasa, anak-anak dan guru memakai seragam resmi sekolah, sekarang mereka semua memakai busana Kebaya dan Adat Daerah di Indonesia. Busana yang dikenakan hari ini, Kamis 21 April 2016, adalah sebagai tanda peringatan Hari Kartini, tutur ibu Nafi’atus Sa’adah, Guru SD Mapan (Muhamadiyah Delapan). Banyak rangkain kegiatan yang akan dilangsungkan pada peringatan tahun ini, mulai Upacara Bendera, Kirab Kartini (berjalan keliling area dusun Jetis) dan Lomba Mading antar kelas, tambahnya.

Peringatan Hari Kartini ini memang sangat berbeda dengan peringatan di tahun-tahun sebelumnya. Momen kali ini memang sengaja dilaksanakan sebagai bentuk pendidikan kepada anak didik tentang perjuangan Kartini sebagai Pahlawan Nasional. Paling tidak, nilai perjuangan Hak Asasi Manusia yang diperjuangkan Kartini inilah yang bisa diberikan dan disampaikan kepada anak-anak kami sebagai penerus bangsa, pungkas Ibu Alfiya…

PCM dan PCA Dau Sukses Gelar Musycab

Usai sudah perhelatan periodik Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Dau Kabupaten Malang periode 2015 – 2020 pada hari Ahad (17/4) kemarin. Acara yang digelar di komplek Perguruan Muhammadiyah Dau ini dihadiri kurang lebih 250 orang dari unsur peserta, undangan dan penggembira. Pertunjukan kirab drumband dari SMP Muhammadiyah 06 mengelilingi sekitar arena Muscab, penampilan seni karawitan dari SD Muhammadiyah 08 dan seni tari anak dari TK ABA 01 Dau turut menyemarakkan dan memeriahkan di acara pembukaan.

Tema Musycab kali ini adalah  “Gerakan Pencerahan Menuju Kecamatan Dau yang Berkemajuan”. Sedikit bisa dijabarkan bahwa dengan diadakannya musycab ini diharapkan terwujudnya pembaharuan kepemimpinan yang bisa memberikan pencerahan dan bermanfaat untuk kemajuan perkembangan Muhammadiyah pada khususnya dan masyarakat sekitar pada umumnya, jelas Junari ketua panitia.

Pada acara pembukaan, Drs. H. Mursidi  Ketua PDM Kab. Malang mengingatkan pada peserta akan arti pentingnya sinerg…